Satgas Pamtas

Derita Malaria dan Thypus, Satgas Yonif R 100 Obati Lansia di Perbatasan

Dibaca: 19 Oleh 23 Jul 2020Tidak ada komentar
Derita Malaria dan Thypus, Satgas Yonif R 100 Obati Lansia di Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id, – Menderita penyakit malaria dan thypus, Satgas Yonif R 100/PS memberikan pengobatan kepada Tamrin (74) seorang lansia warga Desa Wonorejo di perbatasan RI-PNG.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif R 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq, dalam rilisnya di Keerom, Papua, Kamis (23/7/2020).

Dikatakannya, pelayanan kesehatan yang diberikan Letda Ckm dr. Teguh selaku Dokter Satgas kepada Tamrin tersebut, merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif R 100/PS dalam rangka meningkatkan kesehatan warga di perbatasan.

“Selain membuka Pos Pelayanan Kesehatan 1 x 24 jam, kita (Satgas) juga mengunjungi kampung-kampung dan mendatangi rumah warga untuk memberikan pelayanan kesehatan seperti penyuluhan hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis,” kata Zia Ulhaq.

“Seperti pelayanan kesehatan yang kita berikan kepada Bapak Tamrin ini,” tambahnya.

Derita Malaria dan Thypus, Satgas Yonif R 100 Obati Lansia di Perbatasan

Lebih lanjut disampaikannya, Tamrin diantar oleh anaknya mendatangi Pos Kotis yang berada di Desa Wonorejo Kabupaten Keerom, untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan atas keluhan sakit yang dirasakannya.

“Setelah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan di Pos Kotis, selanjutnya Tim Kesehatan dipimpin Dokter Satgas memberikan pelayanan kesehatan lanjutan dengan mendatangi kediaman Bapak Tamrin,” ucap Zia Ulhaq.

Sementara itu, Letda Ckm dr. Teguh menyampaikan bahwa Bapak Tamrin memiliki riwayat penyakit malaria dan typhus, yang mengakibatkan badan lemas, kepala pusing, serta nafsu makan berkurang.

Derita Malaria dan Thypus, Satgas Yonif R 100 Obati Lansia di Perbatasan

“Selain memberikan obat-obatan dan vitamin terhadap keluhan penyakitnya, kita juga melakukan observasi ke rumahnya untuk memberikan pemeriksaan dan pengobatan lanjutan, dengan harapan Bapak Tamrin dapat segera sembuh dari sakitnya,” ujar dr. Teguh.

Di tempat terpisah, Tamrin menyampaikan terima kasihnya atas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada dirinya, dan mendoakan agar seluruh personel Satgas Yonif R 100/PS selalu diberikan keberhasilan dalam melaksanakan tugas-tugasnya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel