Kodam XVII/Cenderawasih

KASAD Kunjungi Batalyon Infanteri 755/Yalet

Dibaca: 38 Oleh 06 Nov 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono mengunjungi Batalyon Infanteri 755/Yalet, setelah tiba di Bandara Udara Mopah Merauke rombongan Kasad disambut Danrem 174/ATW Brigjen TNI Supartodi dan Bupati Merauke Romanus Mbaraka beserta seluruh Dan/Ka Sat Jajaran Merauke, Rombongan Kasad beristirahat sejenak di VIP Room Bandara Udara Mopah Merauke.

Setelah beristirahat di VIP Room Rombongan Kasad langsung mengunjungi Mako Yonif 755/Yalet, Danyonif 755/Yalet Letkol Inf Andi Gus Wulandri, S.IP. memberikan laporan didepan Gerbang Nusantara kepada Kasad bahwa Ksatrian Yonif 755/Yalet dalam keadaan aman dan siap dikunjungi oleh Kasad beserta rombongan. Hormat Jajar Dinas Kemanan Yonif 755/Yalet kepada Kasad dipimpin oleh Serda Lukman Haries setelah melaksanakan hormat jajar Kasad memanggil Dandiskam Serda Lukman Haries dipanggil oleh Kasad untuk memipmpin pengosongan Senjata dan periksa Kamar sesuai dengan Permildas TNI AD.

Dalam hal tersebut Dinas Keamanan Yonif 755/Yalet melaksanakannya dengan sigap selayaknya seorang prajurit yang mempunyai gerakan patah-patah. Setelah itu Kasad disambut oleh Anak-anak prajurit yang memakaikan kalung dan Topi Cenderawasih dengan diiringi music lokananta dan tepuk tangan sambutan dengan menyanyikan lagu Selamat Datang mengiringi langkah kaki Kasad menuju Lapangan Cenderawasih Mako Yonif 755/Yalet untuk menyaksikan atraksi beladiri Yongmoodo Yonif 755/Yalet yang dibanggakan.

Setelah melihat para prajurit Yonif 755/Yalet berdemonstrasi Yongmoodo tepuk tangan meriah diberikan oleh Kasad setelah demonstrasi selesai Kasad menuju Aula Jendral Sudirman Mako Yonif 755/Yalet untuk memberikan pengarahan kepada prajurit TNI AD dan PNS sewilayah Merauke.

Dalam pengarahannya Kasad menyampaikan kepada seluruh prajurit dan PNS bahwasannya Prajurit itu harus sehat Jasmani dan Rohani baru bisa diperintahkan dengan benar karena kekuatan TNI AD bukan karena Kasad melainkan semua TNI AD mempunyai tanggung jawab besar yang sama untuk membesarkan TNI AD, Kebesaran/kekuatan seorang pemimpin ada ditangan para prajuritnya jadi prajurit pangkat terendahpun tidak boleh takut dengan atasan karena Managemen ketakutan Pangkat/Jabatan melainkan menghormati dan mematuhi perintah yang diberikan oleh atasan.

Dengan cara memanggil Pangkat Prada Kasad memberikan contoh memeluk seorang Prada bahwasannya Prada pun tidak boleh takut dengan Kasad melainkan menghormati dan mematuhi perintah yang diberikan.

Penekanan Kasad kepada para prajurit yang paling utama adalah prajurit itu harus Jago Perang dengan penjelasan perang bukan hanya dimedan pertempuran tetapi harus bisa menjadi solusi ditengah rakyatnya, Jago Tembak para prajurit harus jago tembak bintara pelatih harus memiliki kemampuan yang dapat melatih para anggotanya dengan target melebihi kemampuan bintara pelatih, Jago beladiri tetapi bukan Backing, berkelahi dan hal yang dapat menimbulkan pelanggaran, Fisik Jasmani yang kuat prajurit harus memiliki fisik yang kuat. Penekanan terakhir Kasad yaitu kedisiplinan adalah modal utama seorang prajurit untuk keberhasilan dalam melaksanakan tugasnya.

Setelah memberikan pengarahan Kasad memberikan kesempatan bertanya kepada seluruh prajurit untuk memberikan pertanyaan dan saran. Beberapa prajurit yang memberikan saran diberikan hadiah oleh Kasad dan sekaligus Danyonif 755/Yalet mendapatkan hadiah dari Kasad untuk pembangunan Satuan Yonif 755/Yalet. Setelah pengarahan selesai Solat berjamaah dengan Kasad dilaksanakan di Masjid An-nur Mako Yonif 755/Yalet dan setelah sholat Kasad meninggalkan Mako Yonif 755/Yalet. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel