Kodam V/Brawijaya

Keindahan Siklus Lima Tahunan Gunung Bromo

Dibaca: 10 Oleh 22 Jan 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Kodam V/Brawijaya memfasilistasi diskusi yang dibalut dalam Ngopi bareng dengan Insan Media tentang perkembangan terakhir Wisata Gunung Bromo. Otoritas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan Gunung Bromo aman buat dikunjungi wisatawan, meski sampai saat ini terjadi siklus lima tahunan masih terus berlangsung, Kamis, 21 Januari 2016.

Kepala Bidang Wilayah I Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Farianna P saat diskusi perkembangan aktivitas Gunung Bromo di kantor Penerangan Kodam V/Brawijaya mengatakan, siklus lima tahunan kali ini berbeda dengan 2010. “Ini adalah siklus lima tahunan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk tetap menjadikan Gunung Bromo menjadi tujuan atau destinasi wisata,” katanya.

Ia berharap, “Melalui kegiatan bersama Insan Media kali ini, masyarakat dihimbau untuk datang berwisata ke Gunung Bromo dengan menyaksikan keindahan alam yang berupa Sunset, Siklus Lima Tahunan itu sendiri, Bukit Supoyo (Bukit SPY)”, Bromo kami pastikan aman dikunjungi, apalagi kalau dilihat dari jarak ataupun radius 2,5 Kilometer, kecuali di daerah Kaldera dan di area lautan pasir,” jelasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Forum Komunitas Pelaku Wisata Gunung Bromo, Supoyo menambahkan “Wisata Gunung Bromo aman untuk wisatawan dan terbuka untuk umum dengan catatan tidak memasuki pada radius 2,5 Km,” kata Supoyo.

Ia berharap, semua pihak mendukung dan turut menginformasikan situasi dan kondisi Gunung Bromo aman untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik dan luar negeri dengan tema Wisata Siklus Lima Tahunan yang jarang terjadi. “Tidak semua gunung saat siklus bisa dilihat dalam radius yang cukup dekat, di Bromo, wisatawan bisa menyaksikan langsung aktivitas keluarnya asap dan abu vukanis dalam jarak yang aman dipandu oleh Kelompok Sadar Wisata (Pok Darwis) dan Tour Guide yang mengerti situasi dan kondisi Wisata Gunung Bromo, ujarnya.

Lebih lanjut Pak Supoyo yang akrab dipanggil Mbah Supoyo berharap, dengan adanya Siklus Lima Tahunan Gunung Bromo dapat diberitakan melalui Media Elektronik, Cetak dan On Line sebagai tujuan atau destinasi wisata Gunung Bromo yang sangat menarik dan jarang-jarang terjadi dan sampai sekarang Gunung Bromo terbuka untuk wisatawan baik Domestik maupun Luar Negeri.

Disela-sela pembicaraan Dandim 0820/Probolinggo mengatakan ”Kodim 0820/Probolinggo bersama stakeholders lainnya selalu siap mendampingi masyarakat dan para pelaku wisata Gunung Bromo dan kami juga telah menempatkan pos pantau dan pos tinjau untuk melihat keindahan alam Gunung Bromo di radius 2,5 Km, sehingga diharapkan wisatawan bisa tenang saat berkunjung ke Bromo,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya, Kolonel Inf Washington. S menuturkan, sengaja menggelar diskusi ini untuk  menyampaikan kondisi Gunung Bromo aman dan terbuka kepada masyarakat. Hadir pada acara diskusi tersebut antara lain PVMBG Bromo, TNBTS, BPBD Prov.  Jatim dan Kab. Probolinggo, Dinas Budaya dan Pariwisata Kab. Probolinggo, Kodim 0820/Probolinggo dan media massa.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel