Kodam XVII/Cenderawasih

Kenali dan Layani Masyarakat, Pesan Danrem Kepada Calon Babinsa Jajaran Korem 172/PWY

Dibaca: 25 Oleh 02 Agu 2020Tidak ada komentar
Kenali dan Layani Masyarakat, Pesan Danrem Kepada Calon Babinsa Jajaran Korem 172/PWY
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA – Kenali, dekati dan layani masyarakat, pesan Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, saat memberikan pembekalan kepada calon Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang akan bertugas di seluruh satuan jajaran Korem 172/PWY.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 172/PWY, Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan, S.H., dalam rilis tertulisnya di Kota Jayapura, Papua, Minggu (2/8/2020).

Diungkapkan Kapenrem, pembekalan kepada calon Babinsa Korem 172/PWY dilaksanakan pada Kamis lalu bertempat di Aula Praja Wira Yakthi Korem 172/PWY, Abepura, Kota Jayapura.

“Pembekalan ini diikuti 119 calon Babinsa baru yang akan bertugas di seluruh wilayah jajaran Korem 172/PWY,” ujarnya.

Di hadapan calon Babinsa baru, Danrem Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan bahwa Babinsa adalah ujung tombak TNI AD yang berada di lapangan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Garda terdepan dalam mengatasi perkembangan situasi wilayah adalah Babinsa, sehingga tugasnya bisa dikatakan tidaklah mudah dihadapkan dengan berbagai persoalan kompleks yang ada di Papua saat ini,” katanya.

Izak menjelaskan, tujuan dari pembekalan ini untuk menyamakan persepsi, visi dan misi dalam rangka pelaksanaan tugas Babinsa untuk menyelesaian konflik di Papua yang sampai saat ini belum tuntas.

Lanjutnya lagi, di daerah tempat bertugas nantinya akan ditemui berbagai masalah, yang tentunya sesuai dengan kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial dari masing-masing wilayah.

“Sehingga penyelesaian permasalahan, seyogyanya disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang dihadapi,” urainya.

Kenali dan Layani Masyarakat, Pesan Danrem Kepada Calon Babinsa Jajaran Korem 172/PWY

“Inilah tugas kalian sebagai aparat teritorial, jangan sampai ada konflik sekecil apapun di tempat tugas. Segera selesaikan dengan komunikasi yang baik, jangan biarkan itu membesar. Kalian harus bisa memahami konflik sesuai wilayah tugas masing-masing,” pesannya.

Papua kata Izak, terdiri dari wilayah pegunungan, penyangga pegunungan, dan pesisir yang tentunya dengan karakteristik masyarakat yang berbeda-beda membutuhkan pendekatan secara terus-menerus.

“Aset terbesar bangsa kita adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan antar suku, antar agama dan antar daerah. Selesaikan konflik dengan damai, ajak masyarakat untuk terus bersama-sama membangun, tanpa membedakan agama dan suku. Bangun daerah binaan dan ciptakan perdamaian di tanah Papua ini,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan, sampai di tempat tugas nantinya, hal yang pertama dilakukan adalah laksanakan orientasi lingkungan, laksanakan tugas pokok dengan sebaik-baiknya, bekerja secara profesional dan kuatkan sinergitas dengan Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya.

“Aplikasikan lima kemampuan teritorial yang sudah dipelajari, segera beradaptasi dengan lingkungan tempat tugas, pelajari adat istiadat setempat, kenali, dekati, dan layani masyarakat,” tuturnya.

“Utamakan senyum, sapa, salam, dan laksanakan tugas pokok dengan mengedepankan pendekatan yang tepat, niscaya tugas yang diemban dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Izak mengakhiri. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel