Berita Satuan

Wujudkan Papua Yang Aman Dan Damai, Pangdam XVII/Cenderawasih Kunjungi Para Tokoh Agama

Dibaca: 67 Oleh 22 Jan 2021Tidak ada komentar
Wujudkan Papua Yang Aman Dan Damai, Pangdam XVII/Cenderawasih Kunjungi Para Tokoh Agama
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id- Sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dengan pemuka agama di Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A berkunjung ke para tokoh agama yang berada di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Dalam keterangan tertulis Pendam XVII/Cenderawasih, Jumat (22/1/2021), Pangdam XVII/Cenderawasih memulai kunjungan pertamanya kepada Pendeta Lipius Biniluk, Ketua FKUB Provinsi Papua yang berada di Daerah Sentani.

“Kunjungan saya ke kediaman Pendeta ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi untuk bersama sama menjaga keamanan dan kedamaian di tanah Papua agar menjadi lebih baik lagi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih yang baru,”ucap Pangdam.

Ditambahkan Pangdam, bahwa Kodam XVII/Cenderawasih akan senantiasa membantu para tokoh agama untuk melakukan pelayanan terbaik kepada para Jemaatnya.

“Diharapkan dengan terjalinnya komunikasi yang baik, kita dapat selalu menjaga keamanan dan kedamaian di tanah Papua dan saling membantu dalam menjaga kondusifitas di tanah Papua di mana kerukunan umat beragama dapat menjadi contoh di daerah lainnya,” harap Pangdam.

Pdt Lipius Biniluk mengucapkan terima kasih kepada Pangdam atas kunjungannya untuk membangun komunikasi dengan para tokoh agama.

“Semoga dengan adanya niat baik Bapak Pangdam Cenderawasih yang baru untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan para Tokoh Agama di Papua ini dapat menciptakan tanah Papua yang kondusif dan kami akan senantiasa membantu Kodam XVII/Cenderawasih dalam mewujudkan tanah Papua aman dan damai,” jelas Ketua FKUB Prov. Papua

Dalam kunjungan tersebut Panglima Cenderawasih juga mengajak para Tokoh Agama untuk mendukung program Vaksinasi Covid-19 di Prov Papua.

Selanjutnya Pangdam XVII Cenderawasih melaksanakan kunjungan ke Keuskupan Jayapura. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Uskup Keuskupan Jayapura, MGR Leo Laba Ladjar, OFM. MGR Leo Laba Ladjar, OFM menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Pangdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan. Lebih lanjut MGR Leo berharap pemerintah daerah dapat bekerja sama dalam menciptakan kedamaian di tanah Papua.

“Pemerintah daerah harus bahu membahu dengan TNI dan Polri dalam menciptakan kedamaian di Papua. Kemudian dalam melaksanakan tugasnya aparat TNI diharapkan mengedepankan pendekatan teritorial dan melaksanakan pendekatan dengan hati kepada masyarakat Papua,” harap MGR Leo.

Pangdam XVI/Cenderawasih juga mengatakan hal senada bahwa pendekatan teritorial, pendekatan dengan hati dan kesejahteraan diharapkan dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Papua.

“Bila komunikasi telah terjalin dengan baik, maka semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik, pendekatan teritorial, pendekatan dengan hati dan pendekatan kesejahteraan diharapkan dapat memberikan kedamaian di Papua,”pungkas Pangdam.

Wujudkan Papua Yang Aman Dan Damai, Pangdam XVII/Cenderawasih Kunjungi Para Tokoh Agama

Setelah selesai melaksanakan kunjungan ke Uskup Keuskupan Jayapura, Pangdam XVII/Cenderawasih melanjutkan kunjungan ke kediaman Ketua MUI Provinsi Papua KH Saiful Islam Al Fayage.

Ketua MUI mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pangdam XVII Cenderawasih beserta rombongan dalam rangka menjalin komunikasi dengan para tokoh agama di Papua.

“Terimakasih atas kunjungan Bapak Pangdam kepada para tokoh agama untuk membangun silaturahmi dalam mewujudkan Papua yang damai,” pungkas KH Saiful Islam Al Fayage.

Selanjutnya Ketua MUI menambahkan bahwa kerukunan umat beragama di Papua sangat baik dan selanjutnya disampaikan bahwa perlunya peningkatan pembangunan SDM bagi masyarakat Papua.

Menanggapi pernyataan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa saat ini perekrutan prajurit TNI AD di Papua lebih mengutamakan Putra Daerah Papua.

“Saat ini sudah ada kebijakan bahwa perekrutan prajurit TNI AD di Papua memiliki prosentase 80 persen  berasal dari Putra Daerah Papua dan 20 persen pendatang. Hal ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan SDM Masyarakat Papua,” pungkas Pangdam. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel