Kodam II/Sriwijaya

Kodam II/Swj Dukung Kebijakan Pemerintah Larangan Mudik Lebaran

Dibaca: 18 Oleh 23 Apr 2021Tidak ada komentar
Kodam II/Swj Dukung Kebijakan Pemerintah Larangan Mudik Lebaran
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Kodam II/Swj siap mendukung kebijakan Pemerintah terkait larangan mudik lebaran guna meminimalisasi dan mencegah peningkatan kasus Covid-19 yang masih merebak di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di wilayah Sumbagsel.

Hal tersebut disampaikan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi dalam laporan singkatnya pada saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) melalui Vidcon tentang Kesiapan Kotamaops jajaran Kogabwilhan I dalam menghadapi kegiatan mudik lebaran Tahun 2021, Kamis (22/4/2021) bertempat di Gedung Gatot Subroto (Gatsu) Makodam II/Swj Palembang.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam II/Swj, Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, S.E, M.M.

Kodam II/Swj Dukung Kebijakan Pemerintah Larangan Mudik Lebaran

“Total ada 4 Provinsi yang diberlakukan PPKM Mikro di wilayah Kodam II/Swj, yaitu Provinsi Jambi, Lampung, Sumsel dan Bangka Belitung”, ungkap Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi.

Terkait hal itu, sambung Pangdam, peran Kodam II/Swj dalam menghadapi Lebaran Tahun 2021 ini adalah melaksanakan kebijakan kegiatan PPKM Mikro dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kodam II/Swj dan mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan mudik lebaran serta melaksanakan kesiapsiagaan dan perbantuan TNI kepada Polri.

Pangdam juga menjelaskan bahwa, Kodam II/Swj juga melaksanakan upaya pengawasan di pintu masuk wilayah sejumlah 32 titik yang tersebar di wilayah Sumbagsel, seperti Bandara, Pelabuhan, Terminal dan Stasiun, termasuk tempat-tempat obyek wisata di Kota maupun di daerah.

Kodam II/Swj Dukung Kebijakan Pemerintah Larangan Mudik Lebaran

Sementara itu, Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, S.E, M.M., menekankan agar memaksimalkan kegiatan PPKM Mikro dengan mengecek masyarakat yang datang dari luar daerah dan masuk dan masuk ke wilayah. “Lakukan pengecekan administrasi, Rapid Antigen, PCR dan mengecek tiketnya. Bila yang disebutkan tidak ada, lakukan Rapid Antigen di tempat, selanjutnya lakukan isolasi bagi yang positif.

Pangkogabwilhan juga menekankan, agar mengadakan pengawasan dan pengecekan secara ketat terutama pada titik pemberangkatan berupa terminal, pelabuhan dan bandara.

Dalam rakor tersebut, Pangdam II/Swj didampingi oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Asintel Kasdam II/Swj Kolonel Inf Priyanto Eko Widodo dan Asops Kasdam II/Swj Kolonel Inf Willy Brodus Yos Rohadi. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel