Kodam II/Sriwijaya

kodam II/swj tar ba intel

Dibaca: 487 Oleh 17 Jun 2014Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Mencermati perkembangan situasi saat ini yang semakin kompleks, aparat Intelijen dituntut profesional didalam menjalankan tugasnya dengan cara memelihara dan meningkatkan kemampuan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat terhadap segala perkembangan situasi yang terjadi. Dengan kemampuan yang baik, diharapkan semua permasalahan yang akan terjadi dapat didektesi dan diantisipasi sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar dan kompleks.
Demikian disampaikan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Waasintel Kasdam II/Swj Letkol Inf. Haryantara pada upacara Pembukaan Pembekalan dan Penajaman Pengetahuan Dasar Intelijen Bagi Personel Bintara Intelijen Kodam II/Swj, yang diikuti oleh 100 prajurit Intelijen dari Korem, Kodim dan Denintel Kodam II/Swj, Senin, 16/06/2014 di Balai Prajurit Jl Sekanak Palembang.
Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan pembekalan dan penajaman pengetahuan dasar Intelijen merupakan salah satu upaya Pimpinan dalam mencermati perkembangan situasi saat ini yang semakin kompleks. Melalui pembekalan dan penajaman pengetahuan Dasar Intelijen yang akan berlangsung selama 12 hari ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Bintara Intelijen di jajaran Kodam II/Swj, sehingga memiliki kepekaan, ketajaman dan ketanggapsegaraan, serta kemampuan analisis dalam mengamati setiap gelagat perkembangan yang ada, yang dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas satuan dan tugas pokok Kodam II/Swj, ujarnya.
Masih menurut Pangdam II/Swj, Kodam II/Swj sebagai bagian dari TNI AD yang memiliki tugas dan tanggung jawab meliputi 5 Provinsi di wilayah Sumbagsel tentunya memiliki kerawanan-kerawanan pada masing-masing wilayah. Untuk mampu mengantisipasi kerawanan-kerawanan pada wilayah tersebut, maka diperlukan personel dan Satuan Intelijen yang mampu mengoptimalkan upaya deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat serta memiliki kemampuan untuk menganalisa suatu permasalahan yang terjadi di wilayah tugasnya, tegasnya.
Terkait perkembangan situasi yang semakin dinamis, terutama jelang pilpres 9 Juli mendatang, orang nomor satu Kodam II/Swj ini menekankan kepada aparat intelijen agar bertugas secara profesional dengan cara memelihara dan meningkatkan kemampuan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat terhadap segala perkembangan situasi yang terjadi. Aparat Intelijen harus mampu menyajikan informasi-informasi Intelijen kepada Pimpinan secara cepat, tepat, akurat, dan profesional. Dengan memiliki kemampuan tersebut, menurut Pangdam maka segala permasalahan yang akan terjadi dapat dideteksi dan diantisipasi sedini mungkin, sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih serius dan kompleks, tambahnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel