Kodam VI/Mulawarman

Komunitas Motor Masuk Sawah

Dibaca: 77 Oleh 14 Sep 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Kami dari komunitas motor
Merasa terpanggil dengan tulus memperbaiki saluran irigasi
Yang merupakan salah satu penentu pertanian
Sekecil apapun yang kami kerjakan ini
Semoga bisa menambah kuat ketahanan pangan bangsa Indonesia

SEPENGGAL ikrar itu dibacakan dengan lantang oleh seorang perwakilan komunitas motor di Banjarmasin. Ikrar dibacakan di tengah persawahan, di hadapan para rekannya, prajurit Kodim 1007 Banjarmasin, kepolisian. Terlebih di hadapan Penjabat Walikota Banjarmasin HM Thamrin, Dandim 1007 Banjarmasin Letkol Inf Erwin, Ketua IMI Kalsel Sutarto, dan kepada petani.

Di lahan persawahan kering yang di atasnya terdapat jerami usai panen dilakukan, di atapi cuaca terik matahari menyengat kulit, sekitar 500 anggota komunitas motor di Banjarmasin berkumpul di Tatah Belayung, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Minggu (13/9) pagi. Mereka menjawab keraguan banyak masyarakat akan kegiatan ber-image negatif bahwa geng motor itu identik dengan hura-hura dan melakukan perbuatan negatif lainnya.

Pagi itu, diawali upacara kebersamaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di tengah lahan persawahan, ratusan anggota komunitas motor bahu-membahu bergotong royong bersama prajurit Kodim 10007 Banjarmasin membuka kanal pengairan air ke sawah yang selama ini tertutup. Ada enam titik lokasi pembersihan penyumbat saluran air ke persawahan. Tak ada rasa risih dengan lumpur yang diangkat untuk membuka saluran kanal dari air di anak sungai Kelayan, di Tatah Belayung tersebut.

“Bila di sejumlah daerah geng motor bikin ulah kisruh, komunitas motor di Banjarmasin sebaliknya membantu petani meningkatkan hasil pertaniannya. Kawan-kawan dari komunitas motor ini turun ke sawah. Semoga ini menjadi role model bagi komunitas motor daerah lain di Indonesia,” ujar Dandim 1007 Banjarmasin Letkol Inf Erwin.

Penjabat Walikota Banjarmasin HM Thamrin pun terlihat bangga dan gembira berada di tengah persawahan bersama ratusan anggota komunitas motor di Kota Seribu Sungai. “Ini baru pertama di Kota Banjarmasin. Saya bangga, para komunitas motor di Kota Banjarmasin peduli dengan petani,” ujar Thamrin.

Menurut Thamrin, saat ini pemerintah sedang menggejot pembangunan di sektor pertanian. Sasarannya adalah swasembada dalam rangka ketahanan pangan.

Kegiatan yang digagas oleh Kodim 1007 Banjarmasin itu disambut baik oleh Komunitas Motor Banjarmasin. “Senang, mudah-mudahan nanti ada lagi kegiatan seperti ini,” ujar Resky.
“Ini ajang kami kumpul-kumpul sekaligus silaturahmi. Berharap digelar lagi acara untuk kami bisa kumpul-kumpul,” timpal Iyan, anggota komunitas lainnya.

Biasanya, anggota komunitas motor Banjarmasin ini menghabiskan waktu malam hari berkumpul di beberapa titik kawasan strategis. Antara lain di kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Brigjen H Hasan Basry, dan kawasan lainnya.

Kehadiran komunitas motor dan tentara itu juga direspon warga setempat yang berprofesi sebagai petani. Ahmad misalnya, mengungkapkan bahwa selama ini hanya bisa bercocok tanam setahun sekali. Sebab, faktor air yang menjadi kendala, terutama di musim kemarau. Bila air bisa mencukupi kebutuhan di lahan persawahan, katanya, tidak menutup kemungkinan panen padi bisa dilakukan dua kali dalam setahun.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel