Kodam II/Sriwijaya

Kontribusi Satgas Karhutla TNI Luar Biasa

Dibaca: 8 Oleh 20 Nov 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

1.000 prajurit TNI dari Mabes TNI, yang terdiri dari 2 SSY personel TNI AD (Kostrad) dengan kekuatan 660 orang dan 1 SSY dari Marinir dengan kekuatan 330 orang serta 10 orang Pokko TNI AD yang bertugas sebagai Satgas pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel dalam waktu dekat ditarik dan kembali induk pasukan.

Direncanakan Satgas Karhutla yang sudah bertugas sejak tanggal 22 Oktober 2015 lalu, akan dilepas dan dikembalikan ke induk pasukan pada Senin (23/11/2015) di Pelabuhan Boom Baru Palembang.

Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar,S.I.P menjelaskan bahwa penarikan Satgas Karhutla ini dilakukan menyusul sudah turunnya hujan dan semakin menurunnya jumlah titik api atau hot spot di wilayah Sumsel, khususnya di Kab. OKI dan Muba. Walaupun demikian, sambil melaksanakan konsolidasi dan menunggu waktu kembali, Satgas Karhutla yang sudah bertugas di wilayah Sumsel sekitar 1 bulan ini, masih terus bekerja.

Seperti diketahui bahwa 1000 prajurit yang akan mengakhiri tugas pemadaman Karhutla ini menggantikan 1.059 personel, yang juga berasal dari Kostrad dan Marinir pada September 2015 lalu.

Kapendam II/Swj juga menjelaskan bahwa selama sekitar satu bulan bertugas di wilayah Sumsel, banyak sekali kontribusi yang telah dilakukan oleh Satgas Karhutla TNI. Selain melakukan patroli dan pemadaman titik api, 3 SSY yang ditempatkan sejumlah Pos di Kab. OKI dan Muba ini, mereka melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan serta menghilangkan perilaku membuka lahan dengan cara membakar, karena dampak buruknya sangat luar biasa merugikan.

Satgas Karhutla TNI, sambung Kapendam II/Swj bersama-sama dengan pasukan Organik Kodam II/Swj, Korem 044/Gapo beserta BPBD, Manggala Agni, Pol PP, Masyarakat peduli api, Polri, PMK Perusahaan dan unsur terkait lainnya juga melakukan pembuatan Blocking Kanal dan mooping up/pendinginan.

Selain itu, masih menurut Kapendam II/Swj Satgas Karhutla TNI dalam melaksanakan tugasnya juga berhasil menangkap dan mengungkap sejumlah pelaku kegiatan illegal logging (pembalakan liar) beserta barang buktinya, antara lain ribuan batang kayu log, alat pemotong kayu, senpi rakitan dan lain-lain, seperti yang berhasil ditemukan oleh Satgas Karhutla TNI yang bertugas di Pos Ds. Muara Merang, Bayung Lencir Muba.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel