Skip to main content
Kodam XIV Hasanuddin

Korem 142/Tatag Gelar Lomba Kicau Mania se Sulawesi Barat

Dibaca: 75 Oleh 16 Okt 2022Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id – Korem 142/Tatag menggelar lomba burung berkicau Piala Danrem 142/Tatag Cup 1 dalam rangka memperingati HUT ke 77 TNI, di Lapangan Makorem Tamanjara Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (16/10/2022).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 142/Tatag, lomba yang dibuka Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Farouk pakar, S.Pd., M.Han., tersebut diikuti oleh 680 peserta pecinta burung dari berbagai daerah di Sulawesi untuk memperebutkan Trophy Danrem 142/Tatag Cup serta hadiah lainnya yakni 2 unit sepeda motor, uang pembinaan serta sebidang tanah.

Adapun jenis burung yang dilombakan diantaranya Murai Batu Ring, Cucak Hijau, Anis Merah, Cendet, Kenari, Cucak Rowo.

Kegiatan diawali dengan menggantang burung oleh Danrem 142/Tatag didampingi Kasrem dan Kakemenkumham selaku ketua Komunitas Kicau Mania Mamuju kemudian dilanjutkan peserta yang lain.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana silaturahmi agar terbentuknya komunikasi yang baik antara TNI khususnya Korem 142/Tatag dengan komunitas pecinta burung di wilayah Sulbar,” kata Danrem 142/Tatag.

Danrem juga menyampaikan, ajang lomba sebagai media silaturahmi bagi para pecinta burung, sekaligus sebagai ajang untuk mengukur keberhasilan para peserta dalam upaya melestarikan spesies burung yang merupakan salah satu kekayaan satwa di tanah air.

Baca juga:  Danrem 161/Wira Sakti : Semua Berperan Dalam Menjaga Keamanan NTT

Kegiatan ini lanjutnya, suatu event yang sangat positif, karena perlombaan ini merupakan salah satu upaya untuk turut melestarikan burung dengan cara tidak melakukan penangkapan di habitatnya, namun ikut melakukan pelestarian dengan jalan melakukan budidaya penangkaran dengan tetap memperhatikan spesifikasi maupun perilaku serta karakter burung baik lokal maupun hasil perkawinan silang.

“Selain menjadi tontonan menarik, event ini sebagai ajang mengukur keberhasilan para peserta lomba, dalam upaya turut melestarikan spesies burung dari ancaman kepunahan,” pungkas Danrem. (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel