Kodam Iskandar Muda

Latihan Protap Alram, Langkah Preventife Melatih Kesigapan Prajurit Antisipasi Bangsit

Dibaca: 220 Oleh 16 Feb 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Bireuen. Senin (15/02/16) 06.00 wib pagi, Bunyi sirine meraung-raung di Markas Yonif 113/Jaya Sakti, para prajurit berhamburan keluar dengan pakaian lengkap beban tempur dan persenjataan disusul dengan mobilisasi kendaraan truk maupun kendaraan taktis berkumpul dengan sigap dan cepat di lapangan upacara Mayonif 113/JS Bireuen.

Hal tersebut bukan tanpa sebab, melainkan adannya informasi bahwa musuh dari kelompok pengacau keamanan datang dan akan merebut serta menguasai gedung pemerintahan dan tempat strategis serta obyek vitas di Kabupaten Bireuen.

Aksi prajurit Yonif 113/JS tersebut merupakan skenario latihan simulasi Prosedur Tetap (Protap) Alarm Kesiapsiagaan Satuan terkait dengan pengamanan Markas Komando serta obyek vital pemerintah daerah Kabupaten Bireuen.

Latihan protap kesiapsiagaan satuan serta pengamanan Markas Komando serta obyek vital pemerintah tersebut dilanjutkan dengan pengecekan protap rangsel prajurit isi beban tempur yang diikuti oleh seluruh personel Yonif 113/JS dari Kompi Markas dan Kompi Bantuan serta seluruh Kompi Senapan Yonif 113/JS yang berada luar Markas Batalyon.

Uji protap ini dimaksudkan dengan tujuan untuk mengecek dan mengukur sejauh mana kesigapan, kecepatan serta ketepatan prajurit didadak untuk berkumpul dengan cepat menggunakan peralatan dan beban tempur dengan limit waktu yang ditentukan serta menyipakan pasukan siap digerakan kapan saja, Selain itu kegiatan ini juga untuk mengecek isi ransel protap beban tempur dan bekal logistik tugas selama tiga hari kedepan yang dibawa prajurit apakah layak di konsumsi atau sudah kadaluarsa.

Sebagai upaya langkah preventif, jika terjadi sewaktu-waktu ada gerakan separatis atau pengacau keamanan yang datang menyerang ke kantor Pemerintahan dan obyek vitas lain maupun Markas Komando dapat segera diatasi. Terang Dankima Lettu Inf M. Irwansyah.

Dalam simulasi nampak terlihat masing-masing prajurit berada di posisi dengan persenjataan lengkap baik senjata perorangan maupun senjata kelompok dan bantuan yang di ikuti dengan barisan truck dan kendraan taktis yang siap gerak mendukung mobilitas pergerakan pasukan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel