
JAKARTA, tniad.mil.id – Lomba berburu babi yang diadakan Kodam Iskandar Muda (IM) tidak hanya turut memberantas hama babi liar, tetapi juga menjadi ajang untuk meningkatkan kemahiran menembak para atlet Perbakad dan Perbakin wilayah Aceh.
Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IM, Kolonel Inf Usik Samwa Parana, dalam rilis tertulisnya di Banda Aceh, Jumat (17/1/2020).
Diungkapkan Kapendam, pembukaan lomba berburu babi yang dibuka oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IM, Brigjen TNI A Daniel Chardin S.E., M.S.I selaku Ketua Umum Perbakad Aceh, bertempat di Makodim 0105/Abar.
“Lomba tersebut diikuti sebanyak 25 tim yang berasal dari seluruh wilayah Aceh,” ucap Usik.
Dalam sambutan Pangdam IM, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko yang dibacakan oleh Kasdam IM menyampaikan bahwa olahraga menembak adalah olahraga kompetitif yang melibatkan kemahiran antara akurasi dan kecepatan dalam menggunakan senjata api maupun senapan yang salah satu cabangnya adalah berburu.
Selain itu, sambung Usik bahwa kegiatan ini juga sebagai wahana dalam meningkatkan kemampuan menembak bagi atlet Perbakad maupun Perbakin yang berada di wilayah Aceh.
“Ke depan diharapkan prestasi olahraga menembak berburu ini semakin meningkatkan kemampuan peserta yang ikut,” terangnya.
Selanjutnya dikatakan Usik, perlombaan yang digelar di dua lokasi yaitu di Kebun PT. KTS dan di kebun PT. Sucofindo tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif bagi para petani.
“Pasalnya babi hutan merupakan salah satu hewan yang termasuk kategori hama bagi lahan petani,” ujar Usik.
“Ditambah perlombaan itu turut memelihara kelestarian lingkungan,” pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut Kapaldam IM, Kasrem 012/TU beserta jajaran staf, Dandim, Danyon 116, Kapolres, Bupati Aceh Barat dan Bupati Nagan serta pengurus Perbakad dan Perbakin Aceh. (Dispenad)