Berita Satuan

Ribuan Umat Nasrani Ikuti “Doa Untuk Indonesia” di Ujung Perbatasan Papua

Dibaca: 5 Oleh 17 Jan 2020Tidak ada komentar
17.4b
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – “Doa Untuk Indonesia” yang digelar Satgas Yonif MR 411/PDW, diikuti oleh ribuan umat nasrani di perbatasan RI-PNG.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Jumat (17/1/2020).

Rizky mengatakan, kegiatan hasil kerja sama Satgas dengan Yayasan Terang Bangsa Semarang dan PT ACP/APM, merupakan Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diselenggarakan di Lapangan Kampung Sipias, Bupul 1 Distrik Eligobel.

“Doa dibawakan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong, S.Th., sebagai pengkhotbah, dan untuk pujian-pujian dibawakan vokal group dari Satgas bersama seluruh Denominasi Gereja di Kabupaten Merauke,’’ ujar Rizky.

17.4c

Sambungnya, tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut juga digelar “Pasar Murah 2020” yang menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat serta bakti sosial donor darah yang bekerja sama dengan PMI Cabang Merauke.

“Semoga kegiatan ini dapat membangun hubungan dengan Tuhan, meningkatkan keimanan, dapat bersama-sama menikmati berkat Tuhan, memuji dan memuliakan nama Tuhan,’’ pungkasnya.

Terpisah, Bupati Merauke Frederikus Gebze memberikan apresiasi kepada Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad, Yayasan Terang Bangsa dan seluruh Panitia yang terlibat dalam pelaksanaan acara kegiatan.

“Saya ucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara KKR yang luar biasa, ini dapat dijadikan spirit untuk membangun Bumi Animha dan Indonesia dari Perbatasan,’’ tandasnya.

Di penghujung acara kegiatan, Dansatgas menerima piagam penghargaan dari Bupati Merauke, atas kontribusinya untuk kemajuan warga perbatasan di sektor selatan khususnya di Kabupaten Merauke.

Selain Kabintal Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Caj R.H, turut serta diantaranya, Dandim 1707/Merauke, Kapolres, Dantim Intel Lantamal XI, para Dansatgas perbatasan RI-PNG, tokoh agama, tokoh adat dan tamu undangan. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel