Berita Satuan

Lomba PBB, Satgas Yonif 132 Tingkatkan Nasionalisme di Perbatasan RI-RDTL

Dibaca: 4 Oleh 18 Des 2019Tidak ada komentar
Lomba PBB, Satgas Yonif 132 Tingkatkan Nasionalisme di Perbatasan RI-RDTL
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA,tniad.mil.id,- Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB), merupakan salah satu upaya Satgas Yonif 132 untuk meningkatkan rasa nasionalisme para pelajar di perbatasan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 132/BS Letkol Inf Wisyudha Utama di Miomafo, Kabupeten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Selasa (17/12/2019).

Wisyudha Utama mengatakan, lomba yang digelar Pos Oepoli tersebut, dilakukan juga untuk menyemarakkan Hari Juang TNI AD tahun 2019.

“Kita (Satgas) ingin menanamkan jiwa juang sejak dini, dimana keberhasilan tidak lepas dari perjuangan,” ujarnya.

“Itulah makna peringatan Hari Juang TNI AD, dimana berkat perjuangan para pahlawan di Ambarawa dahulu, berhasil memukul mundur sekutu dipimpin Pangsar Jenderal Soedirman,” ucap Dansatgas.

Selain itu, lanjutnya, melalui lomba yang digelar lapangan SD Katolik Bokos ini, kita ingin menanamkan kedisiplinan dan semangat patriotisme dikalangan pelajar.

“Anak-anak merupakan penerus generasi bangsa mendatang, jika sejak dini mereka ditanamkan kedisiplinan, maka sifat itu akan melekat sampai dewasa nanti,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua penyelenggara sekaligus menjabat Dankipur II Lettu Inf Rasman R. Sagala menjelaskan, lomba tersebut diikuti oleh para pelajar tingkat SD.

“Seluruh peserta dari Amfoang Timur yang terdiri dari 6 SD di tiga desa yaitu Desa Netemnanu, Desa Netemnanu Utara dan Desa Netemnanu Selatan,” jelasnya.

“Semoga melalui perlombaan ini, memacu para pelajar untuk semakin semangat dan memiliki disiplin tinggi dalam mengemban ilmunya,” harapnya.

Terpisah, salah satu murid Lidia Takaef yang juga menjadi Juara I mengucapkan rasa senang dan terima kasihnya atas perlombaan yang digelar Pos Oepoli.

“Semoga perlombaan ini selalu ada tiap tahunnya, terima kasih bapak TNI,” tandasnya.(Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel