Satgas Pamtas

Manfaatkan Lahan, Satgas Yonif 512/QY Gelar Penyuluhan Pertanian

Dibaca: 9 Oleh 20 Sep 2021Tidak ada komentar
Manfaatkan Lahan, Satgas Yonif 512/QY Gelar Penyuluhan Pertanian
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam rangka berbagi ilmu pengetahuan dengan masyarakat di wilayah perbatasan Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY menggelar penyuluhan pertanian tentang cara menanam beberapa tanaman rempah-rempah kepada Warga Kampung Yuwainda Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom Papua. Senin (20/9/2021)

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas Yonif 512/QT, penyuluhan pertanian yang digelar oleh anggota Pos Kalipao tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, beberapa warga Kampung Yuwainda yang hadir dalam penyuluhan dibagikan masker.

Tanaman yang dijadikan sebagai contoh oleh anggota Pos Kalipao diantaranya kunyit, jahe, serai, kencur, lengkuas dan beberapa tanaman lainya.

Kapten Inf Faisal Pelu selaku Komandan Kompi (Danki) A Satgas yang hadir dalam penyuluhan memilih rempah-rempah karena mudah di tanam dan memiliki banyak kegunaan.

Manfaatkan Lahan, Satgas Yonif 512/QY Gelar Penyuluhan Pertanian

“Tidak hanya mengajarkan, kami juga mengajak masyarakat untuk menanam rempah-rempah, hasilnya nanti dapat dimanfaatkan untuk melengkapi kebutuhan dapur dan dijual,” ungkap Kapten Inf Faisal Pelu.

Selain untuk menyajikan makanan, tanaman rempah-rempah juga memiliki banyak khasiat yang dapat digunakan sebagai obat tradisional serta dapat diolah menjadi minuman yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh selama pandemi Covid-19.

“Nantinya kami akan rutin berkunjung ke Kampung Yuwainda untuk mengontrol rempah-rempah yang sudah ditanam oleh warga di kebun, agar kami tahu perkembangannya,” imbuh Kapten Inf Faisal Pelu.

Sementara itu, Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan tersebut digelar agar ke depan masyarakat dapat bercocok tanam dengan cara yang benar, sehingga hasilnya maksimal. Diadakannya penyuluhan pertanian juga untuk membangkitkan semangat warga dalam mengolah lahan pertanian di sekitar lingkungan, mengingat lahan pertanian di wilayah perbatasan sangat luas. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel