Kostrad

MENHAN DAN PANGLIMA TNI TINJAU LATGAB TNI 2014

Dibaca: 213 Oleh 07 Jun 2014Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

 

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Purnomo Yusgiantoro dan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko meninjau langsung jalannya latihanm gabungan (Latgab) TNI 2014, di wilayah Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Marinir-5 Asembagus Situbondo, Rabu (4/6/2014).

Dalam Latgab TNI 2014 ini, tema yang diambil adalah “Komando Gabungan (Kogab) TNI melaksanakan kampanye militer di wilayah mandala perang, dalam rangka OMP guna menjaga kedaulatan NKRI”.

Menhan Purnomo Yusgiantoro dalam keterangannya mengatakan, tujuan Latgab TNI. 2014 ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas prajurit TNI dan satuan dalam operasi gabungan TNI. Serta untuk mewujudkan kesiapsiagaan operasional satuan di jajaran TNI, yang tinggi. Dan dalam rangka menghadapi setiap bentuk ancaman dan gangguan yang mungkin terjadi di wilayah NKRI.

Sementara untuk sasaran dari Latga ini adalah sebagai upaya membangun dan mensinergikan kemampuan antar matra, guna menjamin efektivitas dan efisiensi operasional komando tugas gabungan, yang sewaktu-waktu dibentuk dalam menghadapi kontijensi. Disamping itu, untuk mewujudkan tingkat kesiapsiagaan operasional satuan TNI yang tinggi. Karenanya diperlukan pembinaan dan penyiapan kekuatan satuan TNI, yang berdasarkn analisa perkembangan linmgkuingan strategis yang sangat dinamis. Dan melalui latihan secara terencana, terpadu, bertingkat, dan berlanjut yang puncaknya adalah Latgab TNI.

Metode latihan yang digunakan yaitu Geladi Posko yang dimulai pada 19 sampai 24 Mei di PMPP TNI Sentul Bogor. Dan Geladi Lapangan mulai 1 sampai 5 Juni 2014, yang dilaksanakan secara berangkai dengan materi kampanye militer di daerah latihan wilayah Asembagus, Situbondo, Jatim, kawasan Samudra Hindia bagian Selatan dan Bali. Pelaku latihan gabungan TNI, telah disusun dalam oraganisasi Komando Gabungan TNI yang terdiri dari beberapa Komando Tugas Gabungan dan Komando Satuan Tugas, dengan menampilkan seluruh kemampuan tempur prajurit TNI beserta Alutsista yang dimiliki.

Jumlah personel yang terlibat Latgab TNI sebanyak 15.108 yang terdiri dari 1.172 personel latihan Posko dan 13.936 personel latihan lapangan.

Susunan organisasi Kogab pada Latgab TNI 2014, Letjen TNI Lodewiijk Paulus (Dankodiklat) selaku Dirlatgab TNI, LetjenTNI Gatot Nurmantyo (Pangkostrad) selaku Pangkogab TNI, Laksma TNI Arie Soedewo (Danguspurlatim) selaku Pangkogaslagab, Laksma TNI Pramono Hadi (Danpusbangdikopsla) selaku Pangkogasgabfib, Marsda TNI Abdul Muis (Panglima Koopsau II) selaku Pangkogasudgab, Brigjen TNI M Herindra (Wadanjen Kopassus) selaku Pangkogasgabpassus, Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari Santoso (Danpasmar I) selaku Danpasrat, Letkol Inf Christian Kumianto Tehuteru (Danbrigif L 17/K) selaku Pangkogasgablinud.

Dalam alutsista itu terdiri dari TNI AD: 49 Ranpur terdiri dari 1 Tank Rec, 18 Tank Scorpion (Canon), 6 Tank Stromer APC, 2 Tank Stromer Komando, 2 panser Saladin (Canon), 2 panser Saracen (AP), 2 Panser Ferret (Pengintai), 12 Panser Anoa (AP), 2 Panser Anoa (Komando), 1 Panser AMB, 1 Panser REC, dan 1 AVLB.

24 Helly yaitu, 4 unit MI-35P, 4 unit MI-17V5n 4 unit BO-105, 10 unit Bell-412, 2 unit Bell-205A-1 (senjata munisi rocket FFAR, Rocket S 8 Com dan Canon 30MM).
30 senjata berat dan 6 set PRS 77 (Zeni) terdiri dari 18 pucuk 105 KH 178, 4 pucuk 155 KH 179, 2 Pucuk 76/GN dan 6 pucuk Gian Bow 23 MM.

TNI AL: 32 kapal yaitu, 1 kapal Selam, 6 perahu karet, 2 BTD, 6 PKR, 3 KCR, 1 KCT, 1 LPD, 3 ATF, 5 AT, 1 BR, dan 1 PR. Kendaraan tempur 81 unit terdiri dari 29 BMP3F, 10 LVT 7, 36 BTR 50P dan 6 Kapal. Senjata berat 16 buah terdiri dari 8 Pucuk How dan 8 Pucuk RM 70 Grand.

TNI AU: 40 pesawat tempur terdiri dari 8 SU-27/30, 6 F-16, 10 Hawk 100/200, 2 F-5, 12 T-50, 2 EMB-314, 32 pesawat angkut terdiri dari 16 unit C130, 4 unit B-737, 3 unit F-28, 4 C-295, 2 CN-235, 3 Cassa-212, dan 11 Helly, 11 Helly Nas/332/330.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel