Kodam II/Sriwijaya

Pangdam II/Swj : Prajurit Sejati Dan Profesional

Dibaca: 99 Oleh 08 Sep 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat
Prajurit sejati dan profesional adalah prajurit yang berdisiplin, jago berperang, jago menembak, jago bela diri dan memiliki fisik yang prima. Dan selalu memegang teguh komitmen berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas dilandasi dengan disiplin, loyalitas dan kehormatan.

Hal tersebut disampaikan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.I.P., ketika memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonkav 5/Serbu, usai menerima paparan tentang Laporan Satuan dari Komandan Yonkav 5 Serbu Mayor Kav Dodi Syamsurizal, di Halaman Mako Yonkav 5/Serbu, Karang Endah, Senin (7/9/2015).

Pada kesempatan tersebut Pangdam beserta Istri Ny. Raudha Purwadi Mukson, didampingi Pa Staf Ahli Pangdam II/Swj bidang Ekonomi Kolonel Inf Jahidin Chilo, Aspers Kasdam II/Swj Letkol Inf Muhammad Syeh Ismed, Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar, S.I.P., Asintel Kasdam II/Swj Letkol Inf M. Nasrulloh Nasution, Asops Kasdam II/Swj Letkol Inf Danny Alkadrie, Wadan Pomdam II/Swj Letkol Cpm Eka Wijaya dan Dandenintel Kodam II/Swj Letkol Inf M. Tohir.

Adapun tujuan dari kunjungan Pangdam berserta rombongan tersebut adalah, untuk melihat secara langsung kondisi prajurit dan satuan serta memberikan pengarahan kepada para prajurit Yonkav 5/Serbu  untuk meningkatkan motivasi dan kinerja, mengingat dislokasi satuan Yonkav-5/Serbu tersebar di Palembang dan Karang Endah, sehingga dalam pembinaan satuan dan pengerahan pasukan, perlu pengawasan dan pengendalian ekstra dari para unsur komandan.
“Terkait hal itu, Pangdam menegaskan agar melaksanakan Binsat dengan baik, kembangkan sikap-sikap kreatif, inovatif dan proaktif. Untuk itu harus ada komitmen yang kuat dalam melakukan Binsat bagi keberhasilan dan kesuksesan pelaksanaan tugas satuan,” ujarnya.

“Selain itu, Pangdam menekankan kepada Para Perwira untuk terus memacu diri, belajar dan berlatih guna meningkatkan Profesionalisme. Perwira harus senantiasa menerapkan kepemimpinan tatap muka (face to face leadership) secara langsung dengan prajurit sehingga dapat memahami dan menyelami keunggulan dan kelemahan prajurit yang dipimpinnya serta menjadi contoh teladan bagi prajurit dibawahnya. Perwira juga harus selalu Improfisasi dalam menghadapi setiap permasalahan, kendala dan hambatan dalam satuannya. Gunakan hati nurani dalam membina prajurit yang baik, berdisiplin dan profesional. Prajurit yang melanggar tidak perlu diberi hati,” tegas Jenderal bintang dua ini.

Ditekankan Pangdam, agar unsur Komandan lebih peduli dan tanggap terhadap permasalahan anggota, jangan terlibat kegiatan illegal dan melanggar hukum serta perbuatan yang tidak terpuji, termasuk penyalahgunaan Narkoba, prajurit terlibat Narkoba dan tindakan illegal akan dipecat. “Selain itu juga, bangun soliditas dan kebersamaan antara aparat TNI dengan Polri, hindari terjadinya konflik, baik dengan masyarakat, keluarga besar TNI, maupun Aparat Kepolisian,” tandasnya.

Usai melakukan kunjungan ke Satuan Yonkav 5/Serbu, Pangdam II/Swj dan rombongan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Satuan Yonzipur 2/SG Prabumulih. Dalam kunjungannya tersebut Pangdam juga memberikan pengarahan yang sama kepada seluruh prajurit Yonzipur 2/SG.

Pangdam juga mengingatkan agar prajurit Yonzipur 2/SG selalu siap siaga untuk mengatasi bencana yang terjadi, karena sebagian besar wilayah Sumatera Selatan saat ini memasuki musim kemarau, sehingga banyak terjadi kebakaran lahan yang berpotensial menimbulkan terjadinya kebakaran hutan sehingga mengakibatkan timbulnya kabut asap yang menyebar di sebagian wilayah Sumsel.

“Setiap personel harus siap siaga untuk memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan, karena hal tersebut sesuai UU RI No. 34 tentang TNI  pasal 7 khususnya dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” ujar Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit agar selalu menjaga dan membina keharmonisan rumah tangga dan selalu memperhatikan pendidikan anak-anak.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel