Berita Satuan

Pangdam XVIII/Kasuari: Objektivitas Penilaian Harus Jadikan Sebagai Prioritas Utama

Dibaca: 33 Oleh 27 Okt 2020Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Objektivitas penilaian harus kita junjung tinggi dan dijadikan sebagai prioritas utama, sehingga dalam kegiatan sidang pemilihan tingkat pusat Caba PK TNI AD Otsus OAP hari ini dapat menghasilkan keputusan yang adil, jujur, transparan, dan akuntabel. Kita menginginkan calon-calon yang Bintara berkualitas, serta memenuhi persyaratan, yang memang layak untuk lulus.

Demikian penegasan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) dalam sambutannya pada Sidang Pemilihan Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Otonomi Khusus (Otsus) Orang Asli Papua (OAP) Pria Panitia Pusat (Panpus) Kodam XVIII/Kasuari, di aula Makodam XVIII/Kasuari, Trikora Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Selasa (27/10/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi Kasdam XVIII/Kasuari, Irpers Itum Itjenad Brigjen TNI Suko Basuki, S.H, Kapoksahli Pangdam XVIII/Kasuari, Aspers Kasdam XVIII/Kasuari, dan para Ketua Tim Rik Uji (Pengawasan, Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Psikologi, dan Litpers).

Lebih lanjut dikatakan Mayjen I Nyoman Cantiasa, penerimaan Caba PK TNI AD Otsus OAP pria ini merupakan kerja sama TNI AD, dalam hal ini dilaksanakan oleh Kodam XVIII/Kasuari, dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Papua Barat, dengan sumber pembiayaan dari anggaran Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Papua Barat. Hal ini sudah disetujui oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa beberapa waktu yang lalu.

“Kegiatan sidang pemilihan Tingkat Pusat Caba PK TNI AD Otsus OAP pria Kodam XVIII/Kasuari ini merupakan salah satu tahapan dalam kegiatan penerimaan ( werving) calon prajurit Otsus bagi putra putri asli Papua guna menyeleksi dan menjaring para calon Bintara yang memenuhi standarisasi segala aspek di tingkat pusat, baik dari aspek administrasi, kesehatan maupun jasmani, sehingga mereka nantinya diharapkan dapat mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik dan berhasil,” ujarnya.

“Kegiatan sidang tingkat pusat yang merupakan kelanjutan dari sidang tingkat daerah tersebut adalah bagian akhir dari rangkaian tahapan seleksi, yang meliputi pemeriksaan kapasitas fisik secara umum, anggota badan atas dan bawah, fungsi alat pendengaran dan keseimbangan, serta alat penglihatan, pemeriksaan gigi serta mulut, termasuk juga penilaian aspek kesamaptaan jasmani dan postur tubuh,” jelas Pangdam.

Diungkapkan pula oleh Pangdam bahwa penerimaan 1000 prajurit Caba PK TNI AD Otsus OAP di Kodam XVIII/Kasuari TA 2020 terdiri dari 960 pria dan 40 wanita, yang akan dididik menjadi prajurit TNI AD. Para pemuda-pemudi ini didapatkan dari 13 kabupaten dan kota di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat.

“Rencananya 960 orang Caba PK TNI AD Otsus OAP Pria Kodam XVIII/Kasuari akan digembleng di Rindam III/Siliwangi (330), Rindam IV/Diponegoro (240), Rindam V/Brawijaya (260), dan Rindam Jaya (130),” urainya.

“Adapun 40 orang Caba PK TNI AD Otsus OAP Wanita sejak 27 September 2020 lalu telah berada di Pusdik Kowad Bandung untuk dibentuk menjadi Prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad),” sambung Pangdam.

Pangdam juga menilai, jumlah animo pendaftar ternyata sangat tinggi, walaupun saat ini pandemi Covid-19 di wilayah Papua Barat masih terus meningkat. Hal itu ternyata tidak menyurutkan minat dan keinginan dari para generasi muda Papua untuk memdaftarkan diri menjadi Prajurit TNI, khususnya sebagai Bintara TNI AD, melalui penerimaan Caba PK TNI AD Otsus OAP.

“Terkait itu, pada kesempatan ini saya mengingatkan agar seleksi betul-betul dilaksanakan secara cermat dan teliti, serta tetap disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan, sehingga tidak terjadi permasalahan baru yaitu munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di dalam pelaksanaan werving ini,” ucap I Nyoman Cantiasa.

Sidang Pemilihan Caba PK TNI AD Otsus OAP Pria Panpus Kodam XVIII/Kasuari ini diikuti 1.352 orang calon dari berbagai wilayah di Papua Barat, yakni dari Kota Sorong (125), Kabupaten Sorong (121), Manokwari (336), Sorong Selatan/Sorsel (60), Maybrat (33), Tambrauw (59), Raja Ampat (160), Fakfak (147), Kaimana (79), Manokwari Selatan/Mansel (44), Pegunungan Arfak (17), Teluk Bintuni (110), dan dari Teluk Wondama (61). (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel