Kostrad

Pangkostrad : Jangan Sakiti Dirimu, Jangan Siksa Dirimu dan Jangan Pernah Mengeluh

Dibaca: 90 Oleh 03 Des 2015Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat
 
Kostrad (02/12)-Jakarta. Seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) satuan jajaran Kostrad se-Jabodetabek menerima pengarahan (jam komandan) dari Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi di Ruang Mandala, Makostrad, Jakarta, Rabu (02/12).
Di hadapan Prajurit dan PNS yang hadir, Pangkostrad membuka pengarahannya dengan menekankan bahwa loyalitas merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh setiap Prajurit Kostrad, karena dengan loyalitas  setiap prajurit siap melaksanakan tugas. Selanjutnya Pangkostrad meminta agar prajurit senantiasa meningkatkan dan wajib memelihara kemampuannya dengan berlatih, berdoa dan tawakal. “Jika sudah demikian, maka kita tidak akan kalah,” tegas Pangkostrad.
            Selanjutnya, Pangkostrad mengingatkan agar prajuritnya waspada dan melakukan tiga hal untuk kebaikan. Pertama, jangan sakiti diri sendiri, maksudnya saat waktu kerja maka bekerja secara serius dan waktu istirahat untuk istirahat. Kedua, jangan siksa diri dengan memikirkan rejeki ataupun nasib baik orang lain, karena rejeki, jodoh dan kematian merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan ketiga, jangan pernah mengeluh terhadap apa yang kita alami, meski itu hal tidak kita inginkan, karena bukan hak kita untuk mengeluh. Jika hal ini bisa dilaksanakan maka hidup kita akan jauh lebih tenang dan ikhlas dalam melakukan pekerjaan.
Pangkostrad juga berpesan agar Prajurit Kostrad senantiasa menjaga nama baik Kostrad. Karena menurut Pangkostrad setiap prajurit, apapun pangkatnya bisa menentukan baik buruknya nama satuan. “Seorang Prajurit Dua (Prada) berbuat jelek maka seketika itu pula nama satuan ikut jelek. Namun jika dia berprestasi maka seketika itu pula akan membesarkan nama satuan, maka jaga nama baik Kostrad,” tandas Pangkostrad. Di akhir pengarahan, Pangkostrad meminta agar prajuritnya mampu menjaga diri, menjaga keluarganya, menyayangi istrinya dan mendidik anak-anaknya dengan baik.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel