
JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan warga yang berada di wilayah perbatasan, Pos Bompay Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista bekerja sama dengan aparatur kampung setempat mengadakan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dan pemberian makanan dan minuman bergizi kepada masyarakat di Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Senin, (14/6/2021).
Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan salah satu program dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 403/Wirasada Pratista untuk menjaga dan meningkatkan kualtias kesehatan warga binaannya, serta mempererat kedekatan TNI dengan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan RI-PNG.
“Agar kegiatan bakti kesehatan ini berjalan lebih maksimal, maka kami bekerja sama dengan aparatur Kampung setempat yaitu dengan mengajak masyarakat yang memiliki pendidikan atau pengalaman sebagai tenaga kesehatan untuk membantu dalam proses pemberian pelayanan kesehatan kepada mayarakat Kampung Bompay,” kata Dansatgas.
Lebih lanjut disampaikannya, selain pemeriksaan kesehatan, beberapa kegiatan positif serta memberikan banyak manfaat terhadap kesehatan masyarakat juga dilakukan dalam bakti kesehatan yang digelar Pos Bompay itu, antara lain memberikan sosialisasi pentingnya hidup sehat dengan menjaga pola makan, hidup bersih, olah raga sesuai kebutuhan, serta bahaya narkoba dan miras.
“Juga dilakukan pemberian makanan sehat dan minuman bergizi kepada anak-anak dan masyarakat berupa bubur kacang hijau sebagai asupan tambahan gizi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” harapnya.
Di tempat terpisah, Musa (56) Ondo Tanah Kampung Bompay mengucapkan rasa terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Bompay yang sudah membantu masyarakat dengan memberikan pengobatan dan pelayanan kesehatan karena selama ini masyarakat Kampung Bompay kesulitan dalam memperoleh pelayanan kesehatan dikarenakan dari kampung ke Puskesmas harus menempuh jarak yang cukup jauh dihadapkan juga dengan kondisi ekonomi warga yang kurang mampu. (Dispenad)