Kodam II/Sriwijaya

Peran Bekangdam II/ Swj Dalam Menyiapkan Pembekalan Angkutan Militer

Dibaca: 2480 Oleh 04 Jun 2014Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Bekangdam II/Swj merupakan salah satu badan pelaksana Kodam II/Swj yang berkedudukan langsung dibawah Pangdam II/Swj bertugas menyelenggarakan pelayanan bekal, pelayanan jasa dan pemeliharaan bekal/materiil pembekalan angkutan dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam II/Swj.

Satuan Bekangdam II/Swj (Perbekalan dan Angkutan) selaku penanggung jawab  Pembekalan Angkutan di wilayah Kodam II/Swj memiliki tugas untuk menyiapkan sarana dan prasarana dan perlengkapan lapangan serta penyiapan pelayanan logistik dan angkutan yang sangat dibutuhkan guna menjamin kelancaran pelaksanaan kegiatan satuan di jajaran Kodam II/Swj.

Untuk mampu melaksanakan tugas pokoknya dengan optimal, maka kegiatan perbekalan mengacu kepada sistem akuntabilitas kinerja yang konsisten dengan dilandasi moralitas, dan transparansi yang tinggi, sehingga terhindar dari penyimpangan dalam pendistribusian bekal kepada Satuan dan Prajuritnya. Selain itu, pelaksanaan pengadaan dan pendistribusian bekal satuan dilaksanakan secara tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas, dan tepat sasaran, sehingga satuan-satuan yang didukung dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan satuan Bekangdam II/Swj dalam melaksanakan tugas perbekalan angkutan militer adalah ketika mendukung  kegiatan pelayanan jasa pemasakan dalam rangka bakti sosial kesehatan yang bekerja sama antara TNI AD dengan PT. Indoagri Grup di Desa mangsang Muba 24 April sampai dengan 4 Mei 2014 yang lalu, dengan menyiapkan konsumsi dan perlengkapan berupa tenda pleton 20 Unit, tenda regu 5 Unit, tenda Ko 2 Unit, tenda serba guna  4 Unit, Velbed alumunium 350 unit, meja lapangan 60 unit, kursi lapangan 50 unit, peralatan masak, kendaraan truck 12 unit dan kendaraan kecil 2 unit.

Dalam mengemban tugasnya satuan perbekalan dan angkutan memiliki sesanti Panca Hasta Sangga Trus Tamtama, yang berarti kelima jari tangan yang dimilikinya, memberi tanda keterbukaan dengan penuh ikhlas dan dalam memberikan dukungan secara berlanjut dan terus menerus kepada prajurit yang sedang melaksanakan tugas pokoknya sesuai pengabdian bidang masing-masing fungsi teknisnya secara terpadu.

Untuk itu, setiap prajurit Pembekalan Angkutan senantiasa berupaya meningkatkan kualitas kemampuan diri dengan mengikuti setiap perkembangan, serta memperluas wawasan melalui belajar dan berlatih, sehingga mampu melaksanakan tugas pokoknya secara optimal.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel