Berita Satuan

Sambut Harapan Baru, Satgas Yonif 713 dan Warga Mosso Gelar Bakar Batu

Dibaca: 4 By 24 Des 2019Tidak ada komentar
Sambut Harapan Baru, Satgas Yonif 713 dan Warga Mosso Gelar Bakar Batu
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Jakarta, tniad.mil.id,- Menyambut harapan baru melalui perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, Satgas Pamtas Yonif 713/ST bersama warga Mosso menyelenggarakan acara tradisi pesta bakar batu di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 713/ST, Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr. (Han), dalam rilis tertulisnya di perbatasan Skouw, Papua, Selasa (24/12/2019)

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan bakar batu yang digelar di halaman rumah Ondoafi Mosso, Stanly (54 tahun), dilakukan Pos Mosso dan warga setempat pada Senin (23/12/2019).

“Papua banyak memiliki tradisi dan identitas sangat unik, salah satunya tradisi bakar batu sebagai simbol kebersamaan dan persatuan warga di bumi Papua,” ucap Dony.

“Semoga dengan kegiatan ini, membawa kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi segenap umat kristiani yang merayakan Natal, sekaligus dapat memberikan harapan baru untuk membangun hari esok yang lebih baik bagi masyarakat Papua khususnya warga Kampung Mosso”, harapnya.

Tradisi bakar batu sendiri, tutur Dony, merupakan ritual memasak bersama yang bertujuan untuk memanjatkan rasa syukur, bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat, menyambut kabar bahagia seperti Natal bagi umat Kristiani dan Tahun Baru.

Baca juga:  17 Pati TNI Naik Pangkat

Lebih lanjut, saat menjalani tradisi yang diwariskan secara turun temurun ini, seluruh warga kampung ikut berkumpul dan duduk melingkar sambil memasak bersama dengan akrab.

“Mereka bersama dengan personel Satgas terlihat sangat akrab dan sesekali bersenda gurau,” tutur Dony.

Ondoafi Kampung Mosso, Stanly mengungkapkan acara ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur dalam menyambut Natal, kelahiran Yesus sebagai Juru Selamat.

“Kegiatan bakar batu bersama anak tentara Pos Mosso ini, kami sambut dengan suka cita,” ucap Stanly.

“Tradisi bakar batu memang umumnya dilakukan oleh suku pedalaman atau pegunungan, seperti di Lembah Baliem, Paniai, Nabire, Pegunungan Tengah, Pegunungan Bintang, Jaya Wijaya, Dekai dan Yahukimo tapi kami disini juga melaksanakannya dan ini bukan yang pertama kali kami lakukan,” pungkasnya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel