Skip to main content
Satgas Pamtas

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty adakan Penyuluhan Kesehatan Gigi Untuk Anak Usia Dini di Perbatasan

Dibaca: 5 Oleh 05 Sep 2022Tidak ada komentar
Satgas Pamtas Yonif 645/Gty adakan Penyuluhan Kesehatan Gigi Untuk Anak Usia Dini di Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty dipimpin Danton Kesehatan Letda Ckm Totok Riyadi bekerjasama dengan Puskesmas Jagoi Babang adakan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut meliputi cara menggosok gigi yang benar kepada anak-anak usia dini di perbatasan, bertempat di SDN 08 Risau Desa. Jagoi Kecamatan. Jagoi Babang Kab. Bengkayang.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya, di Makotis Gabma Entikong Kecamatan. Entikong Kabupaten. Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (4/9/2022).

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty adakan Penyuluhan Kesehatan Gigi Untuk Anak Usia Dini di Perbatasan

Dansatgas mengatakan, gigi dan mulut merupakan salah satu bagian penting dari tubuh manusia yang merupakan sarana untuk masuknya makanan kedalam tubuh. Dengan gigi yang sehat maka sangat mendukung untuk mencerna makanan sehingga makanan tersebut dapat menjadi asupan gizi yang baik bagi tubuh.

“Gigi yang tidak sehat dan dapat mengakibatkan rusaknya gigi atau berlubang yang efeknya hingga menimbulkan sakit yang sangat luar biasa dan terkadang sakit tersebut dapat menjalar ke telinga, rahang bahkan hingga sakit kepala sehingga menyebabkan seseorang menjadi lebih sensitif terhadap lingkungan sekitar sehingga mudah marah, ” ungkap Dansatgas

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty adakan Penyuluhan Kesehatan Gigi Untuk Anak Usia Dini di Perbatasan
Terpisah, Dantonkes mengatakan, tim Satgas Pamtas Yonif 645/Gty memberikan penyuluhan tentang bagaimana caranya menyikat gigi dan mulut yang benar dengan sikat gigi dan pasta gigi yang tepat minimal dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur dengan tujuan untuk menghilangkan partikel-partikel makanan, menjaga gusi supaya bersih, membantu untuk menyingkirkan plak-plak yang menyebabkan pembusukan dan membuat napas menjadi segar dan Pengenalan jenis makanan yang baik dan tidak baik untuk menjaga gigi agar tetap sehat.

Sementara sasaran dari penyuluhan tersebut yang paling penting adalah untuk menumbuhkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut karena dengan kesadaran sendiri yang telah ditanamkan mulai dari anak usia dini sangat mempengaruhi perilakunya untuk kedepannya dalam memelihara dan peduli terhadap kesehatan gigi masing-masing, ” tukasnya. (Dispenad)

Kirim Tanggapan