
KEEROM – tniad.mil.id – Memasuki pergantian tahun baru dan untuk mencegah tindak pidana serta untuk menciptakan rasa aman di wilayah perbatasan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH melaksanakan Sweeping, Senin (31/12).
Menurut Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) kegiatan sweeping dilaksanakan guna mencegah peredaran-peredaran barang terlarang dan barang illegal yang sering terjadi di wilayah perbatasan.
Kegiatan sweeping yang dilaksanakan oleh Pos Skamto yang dipimpin oleh Lettu Inf Ferly Habibie di Jalan Poros Keerom-Abepura membuahkan hasil.
Sweeping yang dilakukan pada pukul 19.00 WIT mengamankan ratusan botol Miras illegal berbagai jenisl dari beberapa pengendara yang melewati Jalan Keerom-Abepura.
Empat orang pelaku diamankan oleh Pos Skamto yang kedapatan membawa Miras illegal atas nama DS (28 Th) warga Kampung Kalimo Waris, MA (30 Th) warga Kampung Pund, Waris, A (18 Th) warga Arso 8 Keerom dan MS (30 Th) warga Kampung Yabanda, Senggi.
Menurut keterangan salah seorang pelaku ratusan botol Miras tersebut akan dijual dalam rangka menyambut Tahun baru 2019.
Danpos Lettu Inf Ferly mengatakan, kegiatan ini merupakan antisipasi dalam mencegah tindakan kejahatan yang merupakan efek negatif dari pengaruh Miras.
“Kegiatan sweeping ini kami lakukan untuk mencegah tindak kejahatan yang diakibatkan oleh pengaruh Miras, terutama memasuki pergantian tahun.” ungkap Lettu Inf Ferly. (Dispenad)