Skip to main content
Satgas Pamtas

Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Bantu Warga Bangun Pondasi Gereja Santo Markus

Dibaca: 31 Oleh 19 Okt 2022Tidak ada komentar
Satgas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Bantu Warga Bangun Pondasi Greja Santo Markus
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam memberikan kontribusi bagi kenyamanan beribadah warga di perbatasan, personel Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Pos Sei Beruang membantu warga membangun pondasi Gereja Santo Markus di Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (19/10/2022)

Hal tersebut disampaikan Dansatgtas Pamtas Ri-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani, Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han. dalam rilis tertulisnya..

“Personel Pos Sei Beruang bersama warga Desa Sei Tekam bergotong royong membangun pondasi gereja, kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat membangun tempat ibadah yang nyaman serta cerminan sikap saling toleransi antar umat beragama, ” ujar Dansatgas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dan SSK IV Kapten Arm Joni bersama dengan anggota Pos Sei Beruang lainnya dengan cara bergotong royong dan bekerja sama denga masyarakat. Personel Pos Sei Beruang bertekad akan terus membantu pembangunan greja tersebut dari awal hingga selesai sehingga dapat digunakan untuk beribadah dengan baik.

“Membantu pembangunan rumah ibadah juga merupakan salah satu usaha kami dalam membantu mewujudkan tempat ibadah yang layak bagi masyarakat di wilayah perbatasan, ” tambah Dansatgas.

Baca juga:  Bengkel Gratis Satgas Yonif R 408/SBH di Puncak Papua

Terpisah, Antonius Ajun (53) Ketua Pengurus Pembangunan Gereja tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada personel TNI yang sudah membantu dalam pembangunan greja di desanya.

“Saya mewakili warga desa dan jemaat Gereja Santo Markus mengucapkan terima kasih atas bantuan dari personel Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani yang telah membantu dalam pembangunan greja ini. Kami berharap dengan adanya bantuan dari bapak-bapak TNI, pembangunan gereja dapat segera terselesaikan dan dapat digunakan untuk beribadah, ” pungkas Antonius. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel