Satgas Pamtas

Satgas Yonif 614 Membantu Prosesi Pemakaman Warga Tertua Desa Sai Anai

Dibaca: 7 Oleh 19 Mei 2021Tidak ada komentar
Satgas Yonif 614 Membantu Prosesi Pemakaman Warga Tertua Desa Sai Anai
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Personel Pos Long Nah Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 614/Rjp membantu proses pemakaman Anye Njau (120) salah satu warga tertua di Desa Sai Anai, yang meninggal dunia karena sakit.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 614/Rjp Letkol Inf Indar Irawan S.E., M.Han, dalam rilis tertulisnya di Long Bagun, Kaltim. Selasa, (18/5/2021).

Satgas Yonif 614 Membantu Prosesi Pemakaman Warga Tertua Desa Sai Anai

Dikatakan Dansatgas, bahwa saat meninggalnya Anye Njau diketahui pada saat para warga bersama personel Pos Long Nah sedang melaksanakan ibadah sore di Gereja Sai Anai, Kecamatan Kayan Hilir, terdengar suara gong adat berkali-kali yang menandakan bahwa ada kegiatan yang akan dilaksanakan dan bersifat segera, sehingga diminta seluruh warga untuk berkumpul di rumah adat.

“Setalah warga berkumpul terdapat berita bahwa Bapak Anye Njau meninggal dunia akibat sakit yang diderita selama kurang lebih satu tahun terakhir. Beliau merupakan salah satu orang tertua di Desa Sai Anai, menurut informasi dari keluarga, usianya beliau sekitar 120 tahun,” kata Dansatgas.

Satgas Yonif 614 Membantu Prosesi Pemakaman Warga Tertua Desa Sai Anai

Lebih lanjut disampaikan, bahwa beberapa personel Pos Long Nah dipimpin oleh Letda Inf Nino Juliandrea, mendatangi rumah duka untuk membantu dalam pelaksanaan prosesi pemakaman, yang dimulai dari acara doa bersama dan pelepasan secara adat serta diakhiri dengan pelaksanaan pemakaman itu sendiri, hal ini dilakukan oleh personel Satgas sebagai wujud rasa turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Anye Njau.

“Kita akan membantu proses pemakaman, mulai dari awal kegiatan sampai dengan pelaksanaan pemakaman almarhum yang rencana akan dimakamkan di TPU Liang Sai Anai yang berjarak kurang lebih 200 meter dari Sai Anai, atau sekitar 15 menit dengan menggunakan perahu,” ucapnya.

Dansatgas juga menuturkan bahwa semangat kebersamaan dan keharmonisan antara Satgas dengan warga di daerah perbatasan haruslah terjalin dengan baik. Salah satunya kita harus peka dan hadir dalam membantu setiap kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini sebagai wujud aplikatif di lapangan dari salah satu Doktrin TNI yaitu ” 8 WAJIB TNI ” pada point 8 yang berbunyi ” Menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya “

Satgas Yonif 614 Membantu Prosesi Pemakaman Warga Tertua Desa Sai Anai

“Ini menjadi sikap yang sangat bagus untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan selalu kita terapkan di dalam pelaksanaan tugas di perbatasan. Harapannya, kehadiran kita dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Yandi Larsa (66) selaku Kades Sai Anai menyampaikan terima kasih kepada personel Pos Long Nah, atas kehadiran dan partisipasinya dalam setiap kegiatan warga khususnya dalam membantu prosesi pemakaman saat ini.

“Selaku Kades dan mewakili keluarga almarhum, kami ucapkan banyak terima kasih atas kepedulian dan bantuan bapak-bapak Satgas, dari mulai awal kegiatan sampai pemakamannya sehingga dapat berjalan lancar dan aman,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel