Berita Satuan

Satgas Yonif Mekanis 413 Kostrad Dapat Senjata Rakitan dan Paket Ganja di Perbatasan

Dibaca: 122 Oleh 01 Des 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Mekanis 413 Kostrad yang bertugas menjaga wilayah perbatasan darat RI-PNG melaksanakan sweeping, di jalan Umap Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Minggu (27/11/2016).

Pada sweeping kali ini Satgas Pamtas Yonif Mekanis 413 memperoleh 1 pucuk senjata jenis pistol rakitan, 4 butir munisi kaliber 9 MM dan 59 paket lintingan ganja siap edar.

Penggagalan penyelundupan ganja tersebut berawal ketika Yonif Mekanis 413 Kostrad pimpinan Danpos Umap Lettu Inf Michael Connis T bersama 11 orang anggota melaksanakan sweeping di Jalan Umap.

Pada saat, melaksanakan sweeping melintas 2 orang berjalan kaki membawa tas Noken. Saat kedua orang tersebut melihat Kelompok Pengamanan 1 (Pokpam 1) malah berbalik arah menghindari sweeping. Kemudian saat dipanggil sampai 3 kali, kedua orang tersebut berusaha melarikan diri masuk ke hutan.

Secara spontan anggota Pokpam 1 melakukan pengejaran disusul oleh Danpos dan 3 orang anggota. Dengan pertimbangan situasi yang sudah mulai gelap dan 2 orang yg dicurigai belum  tertangkap, maka Danpos memerintahkan anggota yang melakukan pengejaran untuk mundur kembali ke jalan .

Baca juga:  Pikada Serentak, Tujuh Pejabat Mobilisasi Massa

Saat perjalanan kembali ke tempat sweeping, anggota Pokpam 1 menemukan sebuah tas Noken dan parang yang diduga milik orang yang baru saja dikejar dan terjatuh saat lari meloloskan diri. Kemudian anggota Pokpam 1 membawa tas Noken tersebut ke pos untuk melaksanakan pengecekan, dan didapatkan dari tas tersebut diantaranya, 1(satu) pucuk senjata pistol rakitan,butir munisi kaliber 9,MM,dan 59 paket lintingan ganja.

Peredaran ganja di daerah perbatasan RI-PNG akhir-akhir ini marak sehingga Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 413 Kostrad sangat intens dalam kegiatan sweeping di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menutup ruang gerak para pengedar ganja yang sangat meresahkan masyarakat karena barang haram inilah yang dapat merusak mental generasi penerus bangsa terutama di wilayah perbatasan RI-PNG.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel