Skip to main content
Satgas Pamtas

Satgas Yonif RK 111/KB Pengamanan Upacara Hari Besar Katolik dan Pengiringan Patung Bunda Maria

Dibaca: 74 Oleh 23 Okt 2023Tidak ada komentar
Satgas Yonif RK 111/KB Pengamanan Upacara Hari Besar Katolik dan Pengiringan Patung Bunda Maria
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB Pos Kalikao Terlibat langsung dalam pelaksanaan pengamanan Hari Besar Katolik dan Pengiringan Patung Bunda Maria dalam pelaksanaan tugas pengamanan Perbatasan Negara RI-PNG diwilayah Kolakops Korem 174/Anim Ti Waninggap Kabupaten Boven Digoel Papua Selatan, Senin (23/10/2023)

Dansatgas Letkol Inf. Agus Satrio Wibowo dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari Binter “Kitorang Basudara” Satgas Pamtas Statis Yonif 111/KB masuk dalam katagori Kampung Damai.

“Disamping tugas pokok kami mengamankan sepanjang wilayah Perbatasan dan patok batas, saya selaku Dansatgas memerintahkan anggota yang melaksanakan tugas di Pos – Pos Distrik Pedalaman harus bisa memberikan pengamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam melaksanakan aktifitas terkhusus di wilayah rawan dengan tetap berkordinasi kepada Instansi kewilayahan setempat, agar kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, ” ujar Dansatgas,

Kegiatan ini merupakan kegiatan hari besar masyarakat beragama Katolik Distrik Waropko Kab.Boven Digoel Papua Selatan, dan salah satu wujud kepedulian satgas dengan memberikan pengamanan agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan aman,

Baca juga:  Pengobatan Keliling, Solusi Jaminan Kesehatan Satgas Yonif 514 Bagi Warga Puncak Jaya

Gloria Ambrose salah satu tokoh agama dari PNG mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun warga dari PNG ikut merayakan di Distrik Waropko.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Negara Indonesia dan bapak-bapak dari TNI Pos Kalikao Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 111/KB atas bantuan pengamanan sehingga kegiatan keagamaan ini dapat berjalan aman lancar dan sukses semoga tuhan selalu melindungi kita semua, ” ujarnya,

Kegiatan arak-arakan Patung Bunda Maria dilaksanakan dari depan Gereja Katolik Sakramen Mahakudus Waropko menuju Gereja Kampung Upyetetko diikuti oleh warga masyarakat Distrik Waropko dan warga negara PNG yang yang berjumlah 75 orang dan sudah mendapatkan izin masuk ke Indonesia melalui Keimigrasian. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel