Dinas Penerangan

Sejarah Baru, Mayjen Joppye Putra Papua Pertama Raih Bintang 3

Dibaca: 450 Oleh 11 Mei 2020Tidak ada komentar
Sejarah Baru, Mayjen Joppye Putra Papua Pertama Raih Bintang 3
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Resmi menjabat Danpusterad, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau mendapat promosi jabatan dan akan tercetak sebagai sejarah baru menjadi putra Papua pertama yang meraih pangkat bintang tiga (Letjen).

Hal tersebut disampaikan Kadispenad Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E., M.M., setelah menghadiri upacara sertijab Danpusterad dan Pangdam XVIII/Ksr di Mabesad, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2020).

Dikatakan Nefra, jabatan Danpusterad merupakan jabatan promosi bintang tiga (Letjen) sesuai dengan Perkasad nomor 26 tahun 2019, yang merupakan turunan dari Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI.

Sejarah Baru, Mayjen Joppye Putra Papua Pertama Raih Bintang 3

“Dengan jabatan tersebut, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dipromosikan untuk menjadi jenderal bintang tiga,” jelas Nefra.

“Dan menjadi sejarah dan prestasi tersendiri, karena nantinya akan menjadi putra Papua pertama yang menyandang pangkat Letnan Jenderal,” lanjutnya.

Menurut Nefra, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 kelahiran Serui, Papua, pada 17 Juli 1962 tersebut, memiliki karir cemerlang dan beberapa kali dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan TNI AD.

“Beliau sudah malang melintang melakukan penungasan di sejumlah daerah di Indonesia,” kata Nefra.

“Karir cemerlangnya dimulai saat menjabat Danyonif 401/Banteng Raider yang merupakan pasukan pemukul Kodam IV/Diponegoro, pada tahun 2001 – 2003,” tambahnya.

Setelah memimpin pasukan tempur, dijelaskan Nefra, selanjutnya suami dari Ny. Istriyani Wayangkau tersebut dipercaya memimpin Satuan Komando Kewilayahan di lingkungan Kodam IV/Diponegoro.

“Tahun 2003 – 2007, didapuk sebagai Dandim 0736/Batang. Kemudian menjadi Danbrigrif 24/Bulungan Cakti di Kodam VI/Mulawarman selama 2 tahun (2009 s.d. 2011),” ucap Nefra.

Lebih lanjut disampaikan, setelah sekian lama berdinas luar Papua, pada peroide 2012 – 2014, Mayjen TNI Joppye berkarir di tanah kelahirannya Papua sebagai Asops Kasdam XVII/Cen, Danrem 172/PVY serta Irdam XVII/Cen.

“Kemudian beliau kembali lagi Jawa, tepatnya di Bandung, yaitu menjadi Wadanpussenif Kodiklat TNI AD (2014 – 2015) dan setahun berikutnya menjadi Kasdam V/Brawijaya di Jawa Timur, sebelum menjadi Staf Ahli Tingkat III Bidang Sosbud HAM Panglima TNI pada 2016,” ujar Nefra.

Mayjen Joppye juga sebagai Pangdam XVIII/Kasuari yang pertama, sejak diresmikan pada tangal 10 Oktober 2016 lampau. Kemudian, berdasarkan Surat Perintah Kasad (nomor : Sprin/1205/V/2020 tanggal 5 Mei 2020) Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau promosi menjadi Bintang tiga sebagai Danspusterad, menggantikan Mayjen TNI Arif Rahman.

“Ini juga untuk pertama kalinya, putra Papua yang meraih puncak karir militer sebagai Jenderal Bintang Tiga,” ucap Nefra.

“Sedangkan, setelah menyerahterimakan jabatan yang dipimpin Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, maka Mayjen TNI Arif Rahman akan menempati posisi jabatan baru sebagai Pa Ahli TK III Kasad bidang Komunikasi Sosial,” lanjutnya.

Selain itu, dijelaskan oleh Kadispenad bersamaan dengan sertijab tersebut, juga dilaksanakan serah terima tugas dan jabatan Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XXIV Pusterad PG Mabesad dari Ny. Mia Arif Rahman kepada Ny. Istriyani Wayangkau.

Sejarah Baru, Mayjen Joppye Putra Papua Pertama Raih Bintang 3

“Pergantian pejabat di lingkungan TNI AD juga diikuti bergantinya jabatan Ketua organisasi Persatuan Istri Tentara Angkatan Darat,” ungkap Nefra.

“Ini merupakan konsekuensi dari organisasi Persit sebagai organisasi ekstra struktural di lingkungan TNI AD, dan sekaligus bagi setiap istri prajurit untuk selalu berpindah tugas dan pengabdian, mengikuti perjalanan karier suami,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Mayjen TNI Joppye merasa bersyukur karena dapat menyelesaikan tugasnya sebagai Pangdam XVIII/Ksr dengan baik, dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kasad kepadanya untuk menduduki jabatan sebagai Danpusterad.

“Atas kepercayaan tersebut, dalam mengawaki Pusterad dengan organisasi yang baru, maka saya akan menata organisasi dan menyusun personel yang mengawakinya. Sehingga tugas pokok pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat bisa ditata dan disusun, ke dalam suatu program yang bisa dilaksanakan dengan baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Ny. Istriyani Wayangkau menyampaikan rasa syukur atas jabatan baru suaminya, yang telah didampingi lebih kurang 30 tahun.

“Sebagai istri, saya selalu mendukung dan memberi semangat kepada suami dalam melaksanakan tugas,” ucap Istriyani.

“Dan akan melanjutkan yang telah dilakukan Ny. Mia Arif Rahman, dalam memimpin Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXIV Pusterad,” pungkasnya. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel