
TNI AD – Kediri. Menindaklanjuti peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu di Sumatera Utara, Kodim 0809/Kediri mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa diduga. Dandim 0809/Kediri Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han)., secara langsung memimpin apel yang berlangsung di Makodim Kediri, Rabu (28/6/2017).
“Tindak terorisme tidak hanya merusak ketentraman, tapi juga meresahkan kenyamanan masyarakat. Terorisme tidak mengenal waktu atau tempat, yang penting tujuannya tercapai, yaitu mengganggu dan mengacaukan. Segala bentuk apapun yang namanya terorisme harus kita lawan, tidak peduli siapa yang ada dibaliknya, karena tindakan itu sangat melanggar hukum,” tegas Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han).
Lebih lanjut Dandim mengatakan, “Kesiagaan seluruh personel Kodim 0809/Kediri harus terus dilakukan, tiap jam, tiap menit bahkan tiap detik. Siapa yang kedapatan tertidur waktu melaksanakan tugas penjagaan, akan saya tindak tegas, tidak peduli ia seorang berpangkat kopral atau kapten, akan saya tindak tegas.”
“Untuk unit intel, harus peka melihat situasi dan kondisi terkini, jangan sampai kebobolan. Cari informasi sebanyak mungkin,tapi ingat, harus valid. Babinsa harus cari informasi sedetail mungkin di desa binaannya masing-masing. Bukan maksud mencurigai seseorang, tapi ini langkah awal mendeteksi kemungkinan-kemungkinan sejak dini,” pungkas Dandim.
Usai menyampaikan arahannya, tidak lupa Dandim mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri” kepada seluruh personel Kodim 0809/Kediri. Apalagi saat ini suasana masih bernuansa Lebaran. Selanjutnya menurut rencana, Dandim akan menelusuri pos-pos pengamanan Lebaran yang tersebar di Kediri, sekaligus memantau arus balik Lebaran. (Penrem 082).