Berita Satuan

TNI-SAF Gelar Latma Counter Terrorism Command Post Exercise Tahun 2019

Dibaca: 25 Oleh 22 Agu 2019Tidak ada komentar
TNI-SAF Gelar Latma Counter Terrorism Command Post Exercise Tahun 2019
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Bangun komunikasi dan pertukaran informasi bidang penanggulangan terorisme, TNI dan Singapore Armed Forces (SAF) menggelar latihan bersama (Latma) Counter Terrorism Command Post Exercise (CT CPX) di Changi Naval Base, Singapura.

Hal tersebut disampaikan, Paban VII/Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo, dalam rilis tertulisnya di Singapura, Rabu (21/8/2019)

Diungkapkan Achmad Budi, Latma CT CPX yang dilaksanakan pada Selasa (20/8) di bidang penanggulangan terorisme ini adalah kelanjutan dari Latma antara TNI dan SAF pada tahun 2017 dengan metode Table Top Exercise (TTX) dan pada tahun 2018 dengan metode Staf Exercise (STAFFEX).

“Latihan Bilateral penanggulan terorisme bersama Singapura ini, merupakan yang ketiga kalinya sejak tahun 2017 lalu,” ungkap Achmad.

Selanjutnya dikatakannya bahwa tujuan Latma CT CPX adalah untuk membangun komunikasi yang positif dan memperkuat pertukaran informasi, serta kerja sama operasional antara TNI dan SAF di bidang penanggulangan terorisme melalui latihan pos komando. Dalam rangka perencanaan serta koordinasi operasi keamanan laut terhadap ancaman-ancaman non-tradisional di wilayah perbatasan kedua negara.

Baca juga:  Dispenad ingin Kemitraan dengan Media Semakin Baik

“Merujuk kepada situasi pembangunan regional saat ini, TNI dan SAF memerlukan suatu mekanisme kerjasama yang solid serta pertukaran informasi terstruktur guna menghadapi ancaman serta tantangan dimasa yang akan datang, dengan tetap saling menghormati regulasi dan doktrin yang dimiliki masing-masing negara,” tegas Achmad.

“Untuk seluruh peserta latihan, mampu untuk mengikuti rangkaian latihan ini dengan baik guna mencapai tujuan yang telah disepakati bersama,” pungkasnya.

Sementara itu Head of Singapore Armed Forces (SAF) Combined Ops Group (COG) Kolonel Koh Ee Wen menuturkan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pasukan keamanan di wilayah ini adalah ancaman terorisme dan tidak ada negara yang bisa menangani ancaman ini sendirian.

“Penting bagi kedua Angkatan Bersenjata untuk bekerja sama secara erat yang diwujudkan dengan saling berkoordinasi guna berbagi informasi melalui interaksi dan keterlibatan secara langsung,” ujarnya.

Peserta Latma CT CPX diikuti oleh 13 personel TNI di bawah pimpinan Paban VII/Sops TNI Kolonel Inf Ahmad Budi Handoyo selaku Direktur Latihan dan 13 personel SAF yang dipimpin oleh Head of SAF Combined Ops Group (COG) Kolonel Koh Ee Wen. (Dispenad)

Baca juga:  Satgas Kizi TNI Konga XX-N/Monusco Beri Bantuan Alat Kesehatan Rumah Sakit

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel