Satgas Pamtas

12 Bungkus Paket Ganja Kering Diamankan Satgas Yonif 713 di Arso

Dibaca: 31 By 05 Mar 2020Tidak ada komentar
12 Bungkus Paket Ganja Kering Diamankan Satgas Yonif 713 di Arso
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Sebanyak 12 paket ganja kering yang dikemas dalam plastik kecil diamankan Satgas Yonif 713/ST di Jalan Transit Km 31 Arso Kota.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 713/ST, Letkol Inf Dony Gredinand, S.H.,M.Tr.Han.,M.I.Pol., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (5/3/2020).

Diungkapkan Dansatgas, narkoba jenis ganja kering itu diamankan oleh Pos Komando Utama (Pos Kout) Satgas saat Wadan Satgas Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu dan anggotanya di rute jalan Arso 1 dan Arso 2.

“Rabu (4/3/2020), Wadansatgas bersama anggota Pos Kout menemukan sebuah tas di sepanjang Arso 1 dan 2,” ujar Dony.

Karena curiga, menurut Dony, lantas anggotanya membuka tas itu dan ternyata ditemukan di dalamnya terdapat ganja kering.

“Di dalam tas terdapat 12 bungkus ganja kering,” tegas Dony.

Ketika itu, lanjut Dony, datang seorang pemuda yang mencari tas seperti yang ditemukan anggotanya.

“Karena curiga, selain mengamankan tas berisi ganja, akhirnya anggota pun mengajak N (23) yang merupakan warga Kampung Pir 1 ke Pos Kout untuk dimintakan keterangan,” tuturnya.

Baca juga:  Atraksi Anak Papua, Bergembira Bersama Satgas Yonif 754

Didorong oleh kecurigaan, anggota Satgas pun mengajak N ke Posko berikut barang bukti tas, 12 paket ganja kering dan sepeda motor yang dikendarainya.

“Kita amankan sementara, sekaligus untuk didalami dan pendataan awal, sebelum diserahkan ke aparat terkait lainnya, “ucap Dony.

Dengan datangnya N mencari tas berisi ganja itu, menurut Dony, bisa menjadikannya sebagai terduga pengguna atau kurir maupun pengedar barang haram itu.

“Saat ditanya di Pos Kout, N mengaku bahwa barang itu dikirim oleh LT (26), warga Arso Kota,” tegasnya.

Dikatakannya lebih lanjut, setelah pendataan maka N berikut barang bukti pun diserahkan ke BNN Provinsi Papua.

Dony mengungkapkan, apa yang dilaksanakan Satgas, semata-mata untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan dalam kehidupan warga.

“Kita juga mengajak masyarakat agar menjauhi yang namanya narkoba dan miras, karena barang tersebut dapat merusak kehidupan masyarakat, apalagi bagi generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Senada dengan penyampaian Dony, Wadansatgas pun menyatakan bahwa tas berisi 12 paket ganja kering itu ditemukan, saat dirinya bersama dua orang anggotanya menyusuri Jalan Arso 1 dan Arso 2.

Baca juga:  Nyamankan Warga Ibadah, Satgas Yonif 132 Bangun Lahan Parkir Masjid

“Setelah 15 menit, kita tiba di lokasi dan menemukan tas, datanglah N yang mencari tas itu. Oleh karena itu, N berikut barang bukti tas berisi ganja dan sepeda motor diajak ke Pos Kout,” terang Simon.

Menurut Simon, apa yang dilakukan mereka merupakan prosedur yang harus dilakukan setiap ada hal menonjol seperti itu.

“Selain untuk pendataan awal, juga demi menjaga situasi lingkungan, agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” tandas Simon.

Kata Simon, hal itu sangat penting, sehingga informasi awal yang mereka peroleh dapat dijadikan masukan kepada BNN ataupun aparat terkait lainnya.

“N mengaku ganja itu dikirim LT, seorang mahasiswa dari Kampung Amyu Arso Timur,” tutur Simon.

‘Selain ganja kering, Satgas juga mengamankan satu botol minuman campuran alkohol dengan minuman teh kemasan, 320 mililiter,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel