Satgas Pamtas

Bangkitkan Semangat Berwirausaha, Satgas Yonif 512/QY Bersama Warga Manfaatkan Jantung Pisang Jadi Makanan Ringan

Dibaca: 13 Oleh 24 Sep 2021Tidak ada komentar
Bangkitkan Semangat Berwirausaha, Satgas Yonif 512/QY Bersama Warga Manfaatkan Jantung Pisang Jadi Makanan Ringan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY memberikan penyuluhan tentang pengolahan hasil kebun kepada warga Pir IV Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom Papua. Kamis (23/9/2021)

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2021), Dansatgas Yonif 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat, menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk membangkitkan semangat warga pir IV, Kampung Wonorejo dalam berwirausaha.

Bangkitkan Semangat Berwirausaha, Satgas Yonif 512/QY Bersama Warga Manfaatkan Jantung Pisang Jadi Makanan Ringan

“Kami bangkitkan semangat berwirausaha agar masyarakat lebih produktif, agar nantinya dapat menjadi salah satu oleh-oleh khas Kampung Wonorejo, serta menjadi pemasukan tambahan bagi warga Kampung, ” ungkap Dansatgas.

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan penyuluhan terlihat sangat fokus, serta antusias ketika mendengarkan penjelasan yang diberikan oleh Letda Chb Agung Cahyo Purnomo.

Bangkitkan Semangat Berwirausaha, Satgas Yonif 512/QY Bersama Warga Manfaatkan Jantung Pisang Jadi Makanan Ringan

Kegiatan penyuluhan tersebut digelar di Balai Kampung Wonorejo, dengan menggunakan sarana yang sudah disiapkan oleh warga khususnya ibu-ibu dari rumah masing-masing.

Bunga jantung pisang yang diolah menjadi makanan ringan tersebut juga merupakan hasil dari kebun warga yang berada di sekitaran rumah-rumah. Sebelumnya bunga jantung pisang belum pernah dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.

Bangkitkan Semangat Berwirausaha, Satgas Yonif 512/QY Bersama Warga Manfaatkan Jantung Pisang Jadi Makanan Ringan

Dansatgas berharap semoga dengan pengetahuan yang telah dibagikan oleh anggota Pos Kotis dapat diaplikasikan oleh warga kampung dalam industri rumah tangga.

“Selain memanfaatkan hasil perkebunan, juga dapat dijadikan sumber penghasilan tambahan bagi warga, sangat disayangkan bila bunga jantung pisang yang dapat dimanfaatkan terbuang percuma begitu saja,” ungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel