Satgas Pamtas

Bergotong-Royong Bersama Warga, Satgas Pamtas Yonif 407 Karya Bakti Pembersihan Gereja

Dibaca: 11 Oleh 02 Nov 2020Tidak ada komentar
Bergotong-Royong Bersama Warga, Satgas Pamtas Yonif 407 Karya Bakti Pembersihan Gereja
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Bergotong-royong bersama warga, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK melaksanakan karya bakti dalam rangka pembersihan tempat ibadah Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) Jasa di Dusun Wakampuh Desa Jasa Kecamatan Senaning.

Hal tersebut di sampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 407/PK, Letkol Inf Catur Irawan, S.I.P., M.I.P dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, Senin (2/11/2020).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan karya bakti pembersihan yang dilaksanakan oleh personel Pos Kampung Jasa bersama warga masyarakat pada Sabtu (31/10/2020) merupakan salah satu wujud nyata dan peran aktif Satgas yang bertugas di wilayah Kecamatan Senaning, selain itu juga sebagai wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat.

“Kegiatan karya bakti pembersihan yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif 407/PK bersama masyarakat adalah suatu wujud kepedulian serta menumbuhkan rasa kebersamaan yang timbul dari kegiatan karya bakti ini, ujarnya.

Bergotong-Royong Bersama Warga, Satgas Pamtas Yonif 407 Karya Bakti Pembersihan Gereja

Lebih lanjut dikatakan, karya bakti di GPSK Jasa kali ini meliputi pembersihan dan pengecatan gereja karena sudah lama tidak terawat karena dampak dari wabah pandemi Covid-19.

“GPSK Jasa adalah salah satu gereja yang dijadikan tempat ibadah oleh masyarakat, sehingga dengan demikian perlu diadakannya pembersihan guna menjaga kebersihan serta keasrian gereja karena sudah lama tidak dipakai akibat wabah Covid-19,” jelas Catur Irawan.

Ditambahkan pula, selain itu melalui karya bakti membersihkan GPSK Jasa ini diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan budaya gotong-royong yang memang sudah menjadi budaya Bangsa Indonesia dari zaman dahulu.

Bergotong-Royong Bersama Warga, Satgas Pamtas Yonif 407 Karya Bakti Pembersihan Gereja

“Karena gotong-royong tentu akan membawa banyak manfaat, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan masyarakat sekitar, dampak yang paling nyata yaitu terbinanya silaturahmi, keakraban, rasa persaudaraan, kekeluargaan serta timbul kerja sama yang baik di tengah masyarakat,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Bapak Laman (56), Tokoh Agama setempat mengucapkan terima kasih banyak atas pelaksanaan karya bakti yang dilaksanakan oleh Satgas bersama masyarakat ini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat menjaga jalinan silaturahmi yang baik antara personel Satgas dengan masyarakat yang berada di daerah perbatasan,” pungkasnya bangga. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel