Berita Satuan

Beri Pembekalan Kepada Satgas Baru, Danrem 172/PWY : Layani Rakyat Papua Dengan Hati

Dibaca: 37 Oleh 11 Mar 2021Tidak ada komentar
Beri Pembekalan Kepada Satgas Baru, Danrem 172 : Layani Rakyat Papua Dengan Hati
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Brigjen TNI Izak Pangemanan memberikan pembekalan kepada tiga Batalyon Satgas Pamtas RI-PNG yang akan melaksanakan tugas menggantikan Satgas lama di wilayah Korem 172/PWY, bertempat di Rindam XVII/Cenderawasih, Jayapura.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 172/PWY, Kamis (11/3/2021), Satgas Pamtas RI-PNG saat ini yakni Yonif 131/BRS akan menggantikan Yonif Mekanis Raider 413/BRM, Yonif Mekanis 512/QY akan menggantikan Yonif Raider 100/PS dan Yonif 403/WP akan menggantikan Yonif 312/KH.

Danrem mengatakan bahwa Satgas yang baru telah siap untuk melaksanakan tugas di tanah Papua. Dengan bekal kemampuan yang telah diberikan sejalan dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat Papua. Dirinya berpesan agar para prajurit yang betugas, melaksanakan tugasnya di Papua dengan sepenuh hati dan berbuat dilandasi dari hati dengan bekal kemampuan yang didapat saat pra tugas.

Bekal itu, lanjutnya, adalah kemampuan yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat di perbatasan yaitu kemampuan di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan serta kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Selain bekal itu, mereka juga telah dibekali tentang adat istiadat masyarakat Papua. Tujuannya agar kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan nanti adalah kegiatan yang bisa diterima oleh masyarakat Papua. Dengan begitu masyarakat pun yakin kalau keberadaan TNI di Papua ini akan membawa pembangunan yang semakin baik sampai ke perbatasan,” katanya.

Beri Pembekalan Kepada Satgas Baru, Danrem 172 : Layani Rakyat Papua Dengan Hati

Danrem juga mengungkapkan bahwa operasi yang dilakukan lebih ditekankan operasi yang bersifat humanis.

“Diharapkan akan semakin terbangun kerja sama dan sinergitas dengan masyarakat setempat serta dengan semua instansi terkait. Dengan begitu keamanan di perbatasan bisa diciptakan bersama. Layani semua kebutuhan rakyat Papua dengan sepenuh hati, karena rakyat Papua adalah saudara kita, ” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel