Berita Satuan

Canangkan Gerakan Wajib Masker, Gubernur dan Pangdam Tanjungpura Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Dibaca: 39 Oleh 11 Sep 2020Tidak ada komentar
Canangkan Gerakan Wajib Masker, Gubernur dan Pangdam Tanjungpura Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam memerangi penyebaran Covid-19 di wilayah Kalimantan Barat, Gubernur H. Sutarmidji dan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menghadiri pencanangan wajib masker sekaligus meminta warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos, dalam rilis tertulisnya di Kubu Raya, Pontianak, Kalbar, Jumat (11/9/2020).

“Pencanangan gerakan wajib masker yang dilaksanakan pada Kamis (10/9/2020) yang dipusatkan di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak. Gerakan ini dilakukan dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, selain dihadiri Pangdam XII/Tpr, pencanangan juga dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat dan Kota Pontianak.

“Pencanangan gerakan ini ditandai dengan pembagian masker gratis kepada pedagang dan pengunjung Pasar Flamboyan. Selain itu juga dilaksanakan swab bagi pengunjung pasar yang tidak memakai masker,” jelas Aulia Fahmi.

Adapun Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji dalam sambutannya mengatakan bahwa Covid-19 sampai saat ini masih belum ada obat maupun vaksinnya. Dan untuk meminimalisir terpapar Covid-19, salah satunya hanya dapat dicegah dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

“Masker ini sangat penting. Ini menjadi bahan evaluasi kita, kalau pun tadi kita lihat sudah 95 persen warga pakai masker, itu mungkin karena Gubernur datang dengan Forkopimda,” katanya sambil tersenyum.

Untuk itu tambahnya, kegiatan ini juga akan menjadi bahan evaluasi pemerintah termasuk TNI dan Polri dalam penanganan Covid-19 di Kalbar.

“Kami juga sewaktu-waktu akan melakukan inspeksi secara mendadak, melihat sejauh mana tingkat kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan,” ucapnya.

“Nanti Satpol PP akan kita tempatkan di pasar sebanyak mungkin. Satpol PP Kota dan Provinsi masing-masing 5 orang di tiap-tiap pasar. Kalau ada yang tidak pakai masker langsung kita swab. Nanti juga akan dibantu dari TNI dan Polri, mungkin satu pasar bisa 15 personel,” katanya.

Penggalakan penggunaan masker di seluruh wilayah di Kalbar ini harus terus dilakukan. Menurutnya lagi, munculnya klaster-klaster baru di Kalbar, karena masyarakat yang tidak tertib pada aturan yang telah ditetapkan.

Canangkan Gerakan Wajib Masker, Gubernur dan Pangdam Tanjungpura Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

“Saya sudah ingatkan kepada seluruh Kabupaten dan Kota untuk tegas menjalankan protokol kesehatan ini,” tutur Sutarmidji mengingatkan.

Selain di Pasar Flamboyan, kegiatan pembagian masker oleh Forkopimda Kalbar ini juga dilaksanakan di Pasar Kemuning, Kota Baru, Pontianak. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel