Kodam I/Bukit Barisan

Danrem 031/Wirabima: Sosialisasi Kepada Masyarakat Merupakan Obat yang Manjur Untuk Pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan

Dibaca: 61 Oleh 12 Jan 2016Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi M.Si (Han) memberikan pengarahan kepada 50 orang peserta Training Incident Command System (ICS) yang merupakan Pucuk Pimpinan  di PT Arara Abadi dan mitra perusahaan Sinarmas Forestry bertempat di Training Center PT. Arara Abadi Perawang.

Dalam arahanya Danrem 031/Wirabima menyampaikan kepada para Komandan Distrik Pucuk Pimpinan PT Arara Abadi dilatih dan disegarkan kembali untuk menghadapi bulan Februari yang diperkirakan bakal dilanda munculnya El Nino ditahun 2016 yang lebih panjang daripada tahun sebelumnya yang  menyebabkan kemarau panjang, ini menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Riau. Dimana ancaman Karlahut masih tetap terbayang ada di depan.

Danrem diundang untuk memberikan arahan karena Danrem 031/Wirabima adalah Komandan Pelaksanaan tugas Kebakaran Hutan dan Lahan. Pengalaman tersebut diberikan kepada peserta sebagai motivasi dan semangat kepada komandan Distrik perusahaan PT Arara Abadi karena pengalaman tersebut nilainya sangat tinggi bagi semua pihak, pengalaman satgas karlahut bertugas dengan cepat dan tidak menyebar luas, berkat kerja sama yang baik, bisa mengeleminir dan menekan, karena pada saat itu semua pulau besar mengalami kebakaran lahan dan hutan sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing. Semuanya mempunyai kepentingan untuk membantu dalam tahap pencegahan, bekerja itu perlu kebersamaan dan Gotong Royong semua pihak dan tidak bisa bekerja secara sendiri-sendiri karena dampak El Nino ini tidak pandang bulu, semua akan merasakan dampak tersebut.

Oleh karena itu perlu adanya usaha seperti yang dilakukan Sinarmas ini yang membuat suatu usaha yang masuk pada tahap pencegahan dan mengantisipasi akan datangnya El Nino kepada para karyawan-karyawanya dengan bekerja sama kepada aparat yang ada di wilayah seperti Danramil, Babinsa dan Kapolsek. Latihan ini diikuti oleh anak-anak perusahaan yang diberikan arahan oleh Danrem bagaimana kita mencegah dan menghadapi El Nino kedepan.

Selanjutnya para peserta setelah mengikuti kegiatan ini nantinya kembali ke satuanya masing-masing untuk memberikan ilmu yang didapat kepada Karyawanya baik mekanisme, Organisasi dimana perusahaan pada tahap pencegahan memang sudah ada dan pihak yang terkait dan tinggal di Provinsi Riau sebenarnya ikut andil untuk menghadapi El Nino atau kebakaran lahan dan hutan. Begitu pentingnya peran masyarakat, begitu pentingnya peran Kepala Desa, Babinsa serta teman kita dari Kepolisian, Babinkamtibmas dan perusahaan pun mempunyai ujung tombaknya yaitu Distrik-distrik  yang begitu penting mengingatkan kembali dan menyegarkan kembali hasil evaluasi kemarin ,  kedepan hendaknya kita semua dapat mencegah kebakaran lahan dan hutan.

Disampaikan oleh Danrem 031/Wirabima, bahwa persiapan kita kedepan dilakukan adalah tahap pencegahan dengan tidak pernah berhenti dengan melakukan sosialisasi, edukasi, intinya menyadarkan masyarakat, setiap saat bertemu kita harus menyampaikan kepada masyarakat   karena sosialisasi merupakan obat untuk mencegah Karlahut secara terus menerus jangan sampai berhenti dan berkesinambungan.

Korem beserta Sinarmas dua bulan yang lalu sudah membuat MOU, Sinarmas membantu diluar arealnya menuju ke perkebunan untuk membantu masyarakat atau tempat-tempat tertentu yang rawan kebakaran, disitu kita membuat sekat kanal dengan perusahaan sinarmas bersama-sama dengan kita membangun sekat kanal itu tujuanya berupaya bagaimana caranya supaya gambut itu tetap basah dengan adanya sekat kanal dan apabila nantinya datanya El Nino atau musim kemarau dapat membantu, perusahaan perusahaan dan pemimpin pemimpin , Pak Bupati, Pak Camat , Pak Kepala Desa sudah melakukan kegiatan seperti itu sehingga tidak mengalami kesulitan apabila datangnya El Nino nantinya.

Umumnya Kepada perusahaan perusahaan besar seperti Sinarmas, RAPP yang sudah go internasional dimana waktu yang sudah ada dilakukan untuk tahap pencegahan secara keseluruhan merata untuk dapat membantu wilayah menormalisasikan kembali sekat kanal yang sudah ada. Diharapkan kepada semua pelaku usaha harus dapat berfikir seperti itu.( Penrem 031/WB)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel