Satgas Pamtas

Digigit Ular, Ibu Tabita Ditolong dan Diobati Satgas Yonif 125

Dibaca: 11 Oleh 21 Jul 2020Tidak ada komentar
Digigit Ular, Ibu Tabita Ditolong dan Diobati Satgas Yonif 125
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Peduli akan penderitaan dan kesulitan warga, Satgas Yonif 125/Si’mbisa memberi pertolongan dan pengobatan kepada Ibu Tabita (43) yang digigit ular saat membersihkan kebun miliknya.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di  Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (21/7/2020).

Diungkapkan Dansatgas, awalnya bapak Musa yang merupakan warga Kampung Kireli, Distrik Ulilin datang ke Pos Bupul 13 meminta bantuan kepada personel Satgas untuk menolong istrinya yang digigit ular pada Senin (20/7/2020).

“Mendengar warga butuh pertolongan, Danpos Bupul 13 Serka Fedli Santoso memerintahkan Pratu Yon Pijer bersama tiga orang personel untuk memeriksa dan memberikan pertolongan kepada Tabita.

Lebih lanjut dikatakan Anjuanda, setibanya di rumah Tabita, Tim Kesehatan terlebih dahulu memeriksa kondisinya, selanjutnya melakukan tindakan medis dengan memberikan cairan infus RL ecosol.

Digigit Ular, Ibu Tabita Ditolong dan Diobati Satgas Yonif 125

“Kita bersyukur, setelah mendapatkan pertolongan pertama dari Tim Kesehatan Satgas, kondisi ibu Tabita sudah semakin membaik,” imbuhnya.

“Kehadiran Satgas, selain menjaga patok batas negara, juga selalu siap dan sigap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga,” tandas Anjuanda.

Di tempat terpisah, Musa Dambujai (53) menceritakan peristiwa naas yang menimpa istrinya yang digigit ular bermula ketika sedang membersihkan rumput di kebun miliknya.

“Tak disangka dibalik lebatnya rerumputan, muncul secara tiba-tiba ular yang langsung menggigit kakinya,” urainya.

“Tanpa berpikir panjang, saya langsung berlari ke Pos Satgas untuk meminta pertolongan,” kenang Musa.

Musa pun bersyukur setelah mendapatkan pertolongan pertama dari Satgas, kondisi istrinya sudah semakin membaik dan tidak pucat lagi.

“Terima kasih Pak TNI yang telah menolong istri saya. Kiranya Tuhan selalu melindungi bapak-bapak semua,” tuturnya senang. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel