Berita Satuan

Dipercaya Masyarakat, Satgas Yonarmed 3/105 Kembali Terima Senjata Dari Warga Perbatasan

Dibaca: 274 Oleh 28 Agu 2020Tidak ada komentar
Dipercaya Masyarakat, Satgas Yonarmed 3/105 Kembali Terima Senjata Dari Warga Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA – tniad.mil.id – Berkat usaha pendekatan persuasif dengan masyarakat perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 3/105 Tarik kembali menerima penyerahan senjata Springfield secara sukarela dari MHO (45), warga Desa Inbate.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr. (Han)., melalui rilis tertulisnya di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Ninulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Kamis (27/8/2020).

Diungkapkan Dansatgas, personel Satgas khususnya Pos Inbate hari demi hari semakin dekat dengan masyarakat, terbukti dengan senjata yang dimiliki warga secara sukarela diserahkan kepada personel Satgas.

“Dengan menyatu dan berbaur dengan masyarakat serta memberikan pemahaman tentang hukum kepemilikan senjata api secara ilegal, dapat memberikan pemahaman masyarakat dan menyadari bahaya menyimpan senpi tanpa izin,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, menyikapi hal tersebut Dansatgas memerintahkan Wadansatgas Mayor Arm Indra Asmara Manurung turut terjun langsung ke lokasi guna menindaklajutinya.

“Ditandai dengan adanya penyerahan senjata ini, masyarakat perbatasan mulai percaya kehadiran Satgas, kehadiran kami untuk mengayomi dan menjaga keamanan wilayah perbatasan. Merangkul mereka agar ke depannya hubungan masyarakat dengan anggota Satgas dapat lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Serka Warjito selaku Danpos Inbate, menyampaikan, penyerahan senjata tersebut dilakukan warga secara sukarela pada saat anggota pos melaksanakan anjangsana dan patroli kesehatan ke rumah MHO (45) yang memiliki senjata tersebut.

Dipercaya Masyarakat, Satgas Yonarmed 3/105 Kembali Terima Senjata Dari Warga Perbatasan

“Senjata api jenis Springfield tersebut disimpan sejak lama di rumah Bapak MHO, dirinya percaya dan yakin bahwa kehadiran Satgas telah banyak membantu warga terlebih dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Hal inilah yang mendorongnya untuk menyerahkan senjata api yang disimpannya “ tuturnya.

“Atas kesadaran itulah beliau menyerahkan dengan sukarela. Hasil penyerahan senjata ini kami laporkan ke komando atas, dan saat ini senjata kami amankan di Poskotis, “ pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel