Kodam IX/Udayana

Fasilitator Gempa Lombok Mampu Fasilitasi Keinginan Masyarakat

Dibaca: 81 Oleh 22 Apr 2019Tidak ada komentar
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mendampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., memimpin Apel Fasilitator Terpadu perbaikan rumah terdampak gempa Lombok.

Hal tersebut disampaikan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan dalam rilis tertulisnya, di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (21/4/2019). Dikatakan Kapenrem, Apel Fasilator pada hari Sabtu (20/4/2019) tersebut dilaksanakan di Lapangan Sangkareang Kota Mataram yang diikuti oleh ratusan fasilitator Sipil TNI dan Polri.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB menyampaikan seorang fasilitator yang hebat harus memiliki kemampuan untuk mendengar apa yang disampaikan oleh masyarakat maupun yang tidak diungkapkan masyarakat secara langsung.

“Sukses tidaknya fasilitator di lapangan tergantung dari seberapa jauh kemampuan untuk mendengar semua keluhan masyarakat yang rumahnya rusak terdampak gempa,” ungkap Gubernur.

Apabila semua itu dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas, lanjut Gubernur, Insya Allah akan menghadirkan rasa empati dan pekerjaanpun akan terasa ringan.

Seusai menggelar Apel Fasilitator, Danrem 162/WB dihadapan seluruh Fasiliator TNI mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel TNI yang bertugas di wilayah NTB atas suksesnya penyelenggaran pengamanan pada Pileg dan Pilpres 2019 dengan aman, damai dan lancar.

“Terima kasih atas kerjasama seluruh prajurit dalam mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres 2019 di wilayah NTB sehingga berjalan aman, damai dan lancar, dan hingga hari ini masih dalam keadaan aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain itu, Danrem juga meminta agar seluruh prajurit untuk mengawal dan memantau terus proses penghitungan suara di PPK hingga KPUD dengan harapan pelaksanaan rekapitulasi berjalan aman dan lancar sesuai ketentuan.

Terkait dengan pekerjaan Babinsa sebagai fasilitator TNI, Danrem memberikan instruksi agar dalam pelaksanaan proses pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) dilakukan secara fleksible dan terus berkoordinasi dengan para petugas terkait sehingga semuanya bisa berjalan lancar sesuai harapan.

“Insya Allah nanti saya akan usahakan ke komando atas agar kalian yang masuk sebagai fasilitator menadapatkan perlengkapan perorangan lapangan (Kaporlap) berupa pakaian PDL, kaos loreng, topi dan sepatu,” ujarnya.

Sementara Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi NTB H. Mohammad Rum menjelaskan, tujuan Apel Fasilitator Terpadu ini dilakukan karena ada pelimpahan komando lapangan fasilitator rumah rusak berat yang selama ini dalam manajemen kementerian PUPR.

“Pada tanggal 1 April 2019 kemarin sudah ada penyerahan pelimpahan dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Provinsi NTB sehingga kami mengundang kembali para fasilitator rumah rusak berat yang direkrut dari umum, orang lokal di NTB, sedangkan yang rusak sedang dan ringan hanya melanjutkan saja karena memang yang rusak sedang dan ringan dalam kendali Pemeritah Provinsi,” terang Kalak BPBD.

Menurutnya, para fasilitator ini harus betul-betul mampu memfasilitasi keinginan hati dan perasaan masyarakat hingga nanti rumah mereka bisa terbangun kembali dengan baik.

Setelah melaksanakan apel fasilitator dilaksanakan penandatangan kontrak kerja fasilitator rumah rusak berat dengan Pemerintah Daerah tujuh Kabupaten/Kota yang terdampak gempa yang disaksikan Danrem, Kalak BPBD NTB, Dinas Perkim dan instansi terkait.

“Ada 800 orang fasilitator yang dilimpahkan dari kementerian PUPR kepada Pemprov NTB, yang datang apel hari ini akan menandatangani perpanjangan kontrak kerja”, tutup Kalak BPBD. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel