Satgas Pamtas

Jadi Guru Bantu, Personel Satgas Yonif 512/QY Ajak Anak-anak Perbatasan Papua Patuhi Protokol Kesehatan

Dibaca: 12 Oleh 29 Jul 2021Tidak ada komentar
Jadi Guru Bantu, Personel Satgas Yonif 512/QY Ajak Anak-anak Perbatasan Papua Patuhi Protokol Kesehatan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAAKARTA, tniad.mil.id- Berkunjung ke sekolah sebagai guru bantu merupakan program Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY dalam membantu pemerintah di bidang pendidikan, seperti yang dilakukan oleh Pos Yamara yang dipimpin langsung oleh Danpos Serma Dedit di SD Inpres Pir V Jl. Sawi Upt Pir V Kampung Yamara, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom Papua.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7/2021), menuturkan bahwa kegiatan berkunjung ke sekolah-sekolah sebagai guru bantu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di seluruh jajaran Pos Satgas Yonif Mekanis 512/QY.

Dansatgas juga menuturkan bahwa kedatangan anggota Pos Yamara selain berbagi ilmu pengetahuan juga mengajak para murid agar mematuhi Protokol Kesehatan dalam setiap kegiatan.

“Kali ini anggota kami dari Pos Yamara datang ke SD Inpres Pir V dengan memiliki dua tujuan, yang pertama berbagi ilmu agar mencerdaskan anak-anak kita yang ada di wilayah perbatasan, yang kedua mengajak anak-anak untuk mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari virus Covid-19 yang sedang mewabah pada saat ini” tutur Letkol Inf Taufik Hidayat.

Para murid di SD Inpres Pir V sangat antusias dengan kedatangan anggota Pos Yamara, materi pelajaran yang diberikan dapat diterima dengan baik oleh para murid yang duduk di bangku kelas IV tersebut.

Jadi Guru Bantu, Personel Satgas Yonif 512/QY Ajak Anak-anak Perbatasan Papua Patuhi Protokol Kesehatan

Sebelum kegiatan belajar diakhiri, para murid aktif menjawab beberapa pertanyaan tentang materi pelajaran yang sudah diberikan oleh anggota Pos Yamara, bahkan salah satu murid bernama Hisage (9) berpesan kepada anggota Pos Yamara agar sering datang ke sekolah kedepannya.

Sementara itu, Wilson (53) guru SD Inpres Pir V merasa senang dengan bantuan tenaga pendidik dari anggota Pos Yamara, dirinya juga mengatakan bahwa ajakan anggota Pos Yamara tentang mematuhi Protokol Kesehatan mencerminkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kami salut dengan ajakan anggota Pos agar murid-murid selalu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak agar terhindar dari Covid-19, ajakan ini adalah gambaran bahwa anggota Pos TNI sangat peduli dengan kesehatan kami semua yang tinggal di wilayah perbatasan, ” ucap Wilson. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel