Berita Satuan

Kabur Dari Karantina, Satgas Covid-19 Amankan LS Di Persawahan

Dibaca: 53 Oleh 01 Mei 2020Tidak ada komentar
Kabur Dari Karantina, Satgas Covid-19 Amankan LS Di Persawahan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id, – Kabur dari lokasi karantina RSUD Praya, LS (50) pasien berstatus positif Covid-19, berhasil diamankan Tim Satgas Covid-19 Lombok Tengah saat berada di persawahan Dusun Kangi.

Hal tersebut disampaikan, Dandim 1620/ Loteng Letkol Czi Prastiwanto, dalam rilis tertulisnya di Loteng, Lombok Tengah, Jumat (1/5/2020).

Dikatakan Dandim, keberadaan LS setelah kabur pada Selasa malam (28/4/2020), diketahui dari laporan salah satu warga Dusun Selanglet ke anggota Koramil 1620-04 Praya barat Serka Ifan Suntoro.

“Dilaporkan bahwa sedang berjalan dari Dusun Mentoko menuju Dusun Kangi,” kata Prastiwanto.

“Atas laporan tersebut, pada Rabu (29/4/2020) pukul 07.30 WITA, LS berhasil diamankan Satgas covid-19 beserta tim medis Puskesmas dan Babinsa Penujak, saat sedang berjalan di persawahan Dusun Kangi,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa saat ini LS sudah dikembalikan Tim Satgas Covid-19 ke lokasi karantina di RSUD Praya.

“Setelah berhasil diamankan, LS dikembalikan ke RSUD Praya,” ucap Prastiwanto.

“Menggunakan ambulans dan sesuai protokol Covid-19 yang berlaku,” tambahnya.

Kabur Dari Karantina, Satgas Covid-19 Amankan LS Di Persawahan

 Satgas covid-19 beserta tim medis Puskesmas dan Babinsa Penujak, saat berhasil mengamankan LS (50) 

Menurut Prastiwanto, keberhasilan mengamankan dan mengembalikan pasien berstatus positif Covid-19 ini, tidak lepas dari kepedulian warga untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga:  Panglima TNI : Wartawan Menjadi Motor Penggerak Bangsa

“Sejak diinformasikan kabur, Satgas Covid-19 melakukan koordinasi secara hirarki untuk mencari, mengamankan dan mengembalikan LS,” ujar Prastiwanto.

“Dan keberhasilan mengamankan LS ini, tentunya tidak lepas dari kepedulian warga untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 ini,” lanjutnya.

Selanjutnya Prastiwanto mengajak masyarakat memahami bahwa siapa saja dapat terjangkit Covid-19, dan hal tersebut bukanlah sebuah aib.

“Dan jangan menyalah artikan isolasi dan karantina yang merupakan bagian dari tindakan medis, guna percepatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Prastiwanto.

“Mari kita semua peduli dan selalu pedomani himbauan pemerintah serta petugas yang ada dilapangan, dalam pencegahan penyebaran virus ini. Ketika kita semua sadar, disiplin diri, wabah pandemi Covid – 19 ini akan segera berlalu,” pungkasnya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel