Satgas Pamtas

Kembangkan Hortikultura, Satgas Yonif 142 Ciptakan Ketahanan Pangan di Perbatasan

Oleh 28 Feb 2020 Tidak ada komentar Dibaca: 46
Kembangkan Hortikultura, Satgas Yonif 142 Ciptakan Ketahanan Pangan di Perbatasan
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Mengembangkan budidaya tanaman Hortikultura, merupakan salah satu upaya Satgas Yonif Raider 142/KJ menciptakan ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/2/2020).

Ikhsanudin mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan di Green House SMKN 2, yang pada pelaksanaannya dipimpin oleh Wadanpos (Serda Binsar) bersama empat prajurit, dua guru pembimbing dan 16 pelajar.

“Selain memberi pemahaman akan pentingya ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga sebagai sarana pertukaran ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada para pelajar SMKN 2 Belu,’’ ujarnya.

“Berkat komunikasi yang baik, akhirnya para prajurit dan guru pembimbing sepakat menggelar kegiatan penanaman bibit semangka dan panen sayur,’’ ungkap Ikhsanudin.

Menurutnya, selain sumber vitamin, tanaman Hortikultura (buah dan sayuran) juga berfungsi sebagai sumber mineral dan protein untuk kebutuhan jasmani. Komoditas ini juga memiliki potensi dan propektif untuk dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di perbatasan.

Baca juga:  Sukarela, Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Ke Satgas Yonif MR 411

“Kami sangat senang sekali, karena pihak sekolah telah berupaya untuk menciptakan Green House guna menyalurkan bakat serta ide dan kreatifitas siswa-siswinya melalui kegiatan yang positif,” tuturnya.

“Kita berharap, semoga tanaman holtikultura ini dapat menjadi komoditas yang dapat dipakai sebagai sumber pertumbuhan baru sektor pertanian, khususnya di perbatasan ini,” tambahnya.

Lanjutnya, selain menyalurkan bakat, ide dan kreatifitas siswa-siswi, kegiatan ini juga sebagai upaya dalam memanfaatkan lahan kosong, untuk memiliki nilai yang ekonomis bagi pihak sekolah.

“Semoga dengan kehadiran para prajurit,  memberikan semangat baru dengan saling bertukar pengetahuan, demi peningkatan kualitas sumber daya para pelajar di perbatasan,’’ tandasnya.

Atas peran serta Satgas, salah satu guru pendamping, Wilda memberikan apresiasi kepada para prajurit dari Pos Silawan.

“Terima kasih banyak pak ”Malay” (dalam bahasa Tetun berarti tentara), telah berbagi ilmu dan bersama-sama memanen kangkung serta menanam bibit semangka,”

“Ini satu kegiatan yang sangat positif bagi anak-anak Desa Silawan, agar mereka kelak dapat mengembangkan wilayahnya,” pungkasnya. (Dispenad)

Baca juga:  Toleransi di Papua, Warga dan Satgas Yonif 406 Gotong Royong Bangun Masjid

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel