Berita Satuan

Kodim Sumenep Berikan Bantuan Korban Angin Puting Beliung

Dibaca: 9 Oleh 07 Jan 2020Tidak ada komentar
Kodim Sumenep Berikan Bantuan Korban Angin Puting Beliung
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id, Kodim 0827/Sumenep memberikan bantuan kepada warga korban angin puting beliung yang menerjang Dusun Pao Jajar di Kabupaten Sumenep Madura pada hari Minggu (5/1/2020) lalu dan mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami rusak berat.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0827/ Sumenep Letkol Inf Ato Sudiatna dalam keterangannya saat meninjau salah satu Desa yang menjadi sasaran terjangan angin puting beliung, Senin (6/1/2020).

Dikatakan Dandim, selain mengakibatkan beberapa rumah warga rusak, angin puting beliung juga menerjang sebuah Musholla yang berada di Dusun Pao Jajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura.

“Mudah-mudahan bahan bangunan yang kita serahkan itu, bisa membawa manfaat untuk pembangunan Musholla setempat,” ujar Dandim di sela-sela peninjauan.

Lebih lanjut dikatakan Dandim, bukan hanya merusak beberapa bangunan warga saja, ternyata, angin puting beliung di Dusun tersebut juga mengakibatkan beberapa masyarakat mengalami luka parah.

Untuk rehabilitasi, tambah Ato Sudiatna, pihaknya akan mengerahkan beberapa alat berat guna membersihkan sisa-sisa bangunan rumah milik warga yang mengalami kerusakan

Baca juga:  Mayor Jenderal TNI Hadi Prasojo Siap Emban Tugas Besar

“Kami menghimbau kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan, untuk bersedia mengungsi ke keluarga terdekat yang tidak terkena kerusakan, dan melaporkan jika mengalami luka untuk segera pendapat perawatan dan pengobatan, “ ujarnya.

Rianto (15), salah seorang korban angin puting beliung menuturkan jika saat itu, dirinya bertekad untuk kembali pulang ke rumah. Namun, hujan disertai angin yang datang begitu kencang, seakan menghambat perjalanannya menuju ke rumah.

 “Saya berteduh di Musholla, anginnya kencang, “ tuturnya.

Namun naas, ketika berteduh, tembok Musholla yang rentan akhirnya hanyut dan menimpa kaki Rianto. “Kaki kanan saya patah tulang terhimpit tembok bangunan,” ungkapnya.

Masyarakat dibantu personel Kodim masih membersihkan puing-puing bangunan rumah milik warga yang hanyut diterjang angin puting beliung. (Dispenad).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel