Berita Satuan

Koramil 08 Karubaga Sosialisasikan Rekrutmen Prajurit TNI AD Pemuda Asli Papua

Dibaca: 29 Oleh 17 Okt 2020Tidak ada komentar
Koramil 08 Karubaga Sosialisasikan Rekrutmen Prajurit TNI AD Pemuda Asli Papua
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

 

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam merekrut dan menyiapkan calon prajurit TNI AD yang berkualitas, Koramil 1702-08/Karubaga menggelar sosialisasi rekrutmen prajurit TNI asli putra Papua di wilayah Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto, SH dalam keterangan tertulisnya di Jayawijaya, Papua, Sabtu (17/10/2020).

Dijelaskannya, kegiatan sosialisasi rekrutmen prajurit TNI asli putra Papua ini dipimpin langsung 1702-08 Karubaga Kapten Inf Restu Luberna bersama Babinsa Koramil Karubaga.

“Dalam sosialisasi ini, disampaikan tetantang persyaratan maupun tata cara pendaftaran, karena fasilitas internet terbatas di daerah ini, sosialisasi disampaikan secara langsung, “ ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, sosialisasi rekrutmen prajurit TNI AD bagi putra asli Papua ini disampaikan karena tingginya animo pemuda Papua untuk menjadi prajurit TNI.

“Para pemuda disini sangat ingin menjadi prajurit TNI, tetapi mereka tidak mengerti bagaimana cara mendaftar dan apa saja persyaratannya, sehingga kami berinisiatif untuk menyampaikan informasi secara langsung tahapan-tahapan mulai dari mendaftar hingga proses seleksi, “ Imbuh Dandim.

Sementara itu Danramil 1702-08/ Karubaga Kapten Inf Restu menyampaikan tentang tata cara dan persyaratan untuk menjadi calon prajurit TNI mulai dari fisik mental dan kesehatan sebelum mengikuti seleksi yang sebenarnya, bentuk pembinaan meliputi kesegaran jasmani A yang terdiri dari lari selama 12 menit, kesegaran jasmani B yaitu pull up, sit up, push up, lunges dan shutle run maupun ketangkasan renang.

“Sebelum mereka memasuki tahap pendaftaran dan seleksi, kami berikan pembinaan secara kolektif di Koramil, ada personel kami yang memberikan pembinaan kepada mereka dan itu dibolehkan melakukan pembinaan sebelum mendaftar dan mengikuti seleksi, “ tuturnya.

“Hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan prajurit-prajurit yang sehat jasmani serta yang tanggap, tanggon dan trengginas, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi sehingga kapanpun digerakan dan dibutuhkan mereka akan selalu siap,” tandas Restu (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel