Skip to main content
Kostrad

Kostrad Bangun 20 Titik Air Bersih Tersebar di Wilayah Kepulauan Bangka Belitung

Dibaca: 85 Oleh 16 Des 2023Tidak ada komentar
Kostrad Bangun 20 Titik Air Bersih Tersebar di Wilayah Kepulauan Bangka Belitung
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Program TNI AD Manunggal Air merupakan wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan air yang bersih. Hal tersebut disampaikan Panglima Kostrad (Pangkostrad) Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang didampingi Direktur Utama PT Timah Tbk. Bapak Ahmad Dani Virsal, Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Safrizal ZA, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing, SIK., M.Si, dan Komandan KOREM 045 Garuda Jaya, Brigjen TNI Agustinus Dedy Prasetyo., saat meresmikan Gerakan TNI AD Manunggal Air kerjasama Kostrad dan PT Timah di Desa Batu Beriga, Kec. Lubuk Besar, Kab Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jumat (15/12/2023).

Program TNI AD Manunggal Air merupakan implementasi dari perintah KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, dan juga Pangkostrad Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa serta program pemerintah dalam rangka menurunkan angka stunting khususnya Wilayah Bangka Belitung, karena melalui pembuatan sumber air bersih ini dapat membantu kebutuhan masyarakat akan air bersih. Program ini merupakan program utama TNI AD manunggal dalam mengentaskan masalah kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat. Karena air bersih menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Selain itu dengan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bangka Belitung, saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya fasilitas air bersih yang ada dan sama-sama menjaga agar hasil Program TNI AD Manunggal air ini dapat terjaga hingga di masa yang akan datang dan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Dalam menyukseskan program tersebut, Pangkostrad menitikberatkan pada penyediaan air bersih dengan dasar permintaan dari beberapa tokoh adat/masyarakat setempat ataupun inisiatif sendiri.

Baca juga:  Jambanisasi Satgas Yonif R 142, Bangun Lingkungan Sehat Bagi Warga di Wiltas

Pj. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Safrizal ZA, mengungkapkan bahwa Air adalah kebutuhan hakiki, semoga program TNI AD Manunggal Air ini membawa keberkahan dan kenikmatan untuk Warga Bangka Belitung. Sementara Direktur Utama PT Timah Tbk. Bapak Ahmad Dani Virsal, berharap progam ini dapat meberikan titik awal pencerahan untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Mohon dukungan dari masyarakat, pemerintah dan stakeholder agar dapat mendukungnya, saya ucapkan terima kasih sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Salah satu warga RT O4/RW O2, Dusun Beriga, Desa Batu Beriga, Kec. lubuk Besar, Kab Bangka Tengah, Bapak Manan menyampaikan, bahwa masyarakat sangat senang dengan diadakan program TNI AD Manunggal Air yang sangat mendukung kehidupan sehari- hari, mayarakat menyambut baik karena masyarakat sudah bisa menikmati air putih bersih yang cukup di rumah masing-masing untuk kehidupan sehari-harinya.

” Kami warga mengucapkan terima kasih kepada TNI yang sudah memberikan bantuan air bersih. Selama ini kami memang kesulitan air putih, air sumur disini berwarna merah tidak berani menggunakan untuk memasak apalagi untuk konsumsi jadi untuk mandi dan mencuci saja, kalau kami memerlukan air putih yang bersih itu kami harus mengeluarkan modal untuk membeli air putih yang dijual seperti air mineral ataupun air Aqua, kami mau ambil air saja jauh dua kilo jaraknya, tetapi dengan adanya bantuan TNI AD Manunggal Air telah membantu kami, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada TNI karena sudah ada air bersih jadi warga tidak jauh-jauh lagi ambil air,” pungkasnya.

Baca juga:  Yonif Mekanis 412/6/2 Kostrad Melaksanakan Pembersihan Pasar Suronegaran

Kepala Desa Lubuk Besar Bapak Supiri Yahuda mengungkapkan mendapat bantuan titik air, karena titik air sangat jauh dan dalam, sebagain warga juga membutuhkan titik air juga karena Desa Lubuk Besar bebatuan jadi tidak bisa ditembus dengan sumur gali dan bor kecil.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AD atas program Manunggal Air ini. Kami merasa sangat terbantu karena ada bantuan seperti ini jadi harapan kami kedepannya semoga masyarakat kami yang kekurangan air putih bersih bisa terpenuhi, kami harap juga bantuan titik air bersih ini masih ada dan berlanjut karena masih banyak warga-warga kami yang membutuhkan air bersih,” harapan Kepala Desa Lubuk Besar.

Kapen Kostrad, Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta, S.I.P., menjelaskan, bahwa sampai saat ini Gerakan TNI AD Manunggal Air kerjasama Kostrad dan PT Timah sudah mengerjakan sebanyak 20 titik air bersih di wilayah Provinsi Bangka Belitung, tersebar di beberapa wilayah, antara lain 15 titik di Kab. Bangka Selatan dan 5 titik di Kab. Bangka Tengah. Dengan jumlah penerima manfaat kurang lebih 2.906 Kepala Keluarga (KK) atau 8.129 jiwa.

Baca juga:  Kunjungi Satgas 303/SSM, Pangkostrad berikan Penerangan kepada Masyarakat Kabupaten Puncak

“Sampai saat ini Kostrad sudah mengerjakan sebanyak 861 titik air bersih di seluruh Indonesia. Jumlah penerima manfaat air bersih kurang lebih 195.369 KK atau 577.115 jiwa dari Aceh sampai Merauke,” ujar Kapen Kostrad

“Semuanya dikerjakan oleh Prajurit Kostrad terlatih berkolaborasi dengan masyarakat dan aparat teritorial setempat,” pungkas Kapen Kostrad. Untuk diinformasikan, selain kegiatan peresmian Gerakan TNI AD Manunggal Air, dilaksanakan juga kegiatan Pembagian 500 paket sembako, Pengobatan masal, santunan 50 anak yatim, Penyerahan 1.200 Bibit produktif (mangga dan sirsak), penyerahan bantuan Sumur Gali sebanyak 15 titik, dan diakhiri dengan kegiatan Vicon dengan 20 titik lokasi air bersih di wilayah kepulauan Bangka Belitung.

Turut hadir dalam kegiatan ini Irkostrad, para Asisten Kaskostrad, Kaku Kostrad, Kapal Kostrad, Bupati Kab. Bangka Tengah, Bupati Kab. Bangka Selatan, Dandim 0413/Bangka, Dandim 0432/Bangka Selatan, Kapolres Bangka Tengah, Kajati, Kepala Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, Kajari, Kepala Pengadilan Negeri Bangka Tengah dan Danyonif 147/KGJ, para tokoh dan masyarakat Desa Beriga (Dispenad).

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel