Berita Satuan

Luka Terkena Parang, Warga Desa Dafala Diobati Personel Satgas Yonif 744

Dibaca: 83 Oleh 13 Okt 2020Tidak ada komentar
Luka Terkena Parang, Warga Desa Dafala Diobati Personel Satgas Yonif 744
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

 

JAKARTA, tniad.mil.id -Tim Kesehatan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, dengan cepat memberikan pertolongan medis kepada Bapak Agustinus Moruk (45) warga Desa Dafala, Dusun Webua A, Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu, NTT.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian dalam rilis tertulisnya di Atambua, NTT , Selasa (13/10/2020).

Dikatakan Dansatgas, Agustinus Moruk (45) warga Desa Dafala yang diantar oleh saudaranya ke Pos Dafala untuk meminta bantuan pengobatan, lantaran kaki kanannya terluka akibat terkena parang saat sedang mencari makanan sapi.

“Tim Kesehatan Satgas Yonif 744/SYB yakni Serda Fiki Yudhistira dan Pratu Febria Zulmanan langsung memberikan penanganan medis mulai dari membersihkan luka, dilanjutkan menyuntikan obat bius guna tindakan penutupan luka dengan cara menjahitnya, ” jelasnya

“Kita berkewajiban membantu kesulitan masyarakat yang ada di sekitar kita. Sekecil apapun tindakan yang kita lakukan mudah-mudahan dapat membantu kesulitan warga, karena dengan membantu mengatasi kesulitan warga merupakan pekerjaan mulia, ” tambah Dansatgas.

Usai memberikan pertolongan, Pratu Febrian Zulmanan dan Serda Fiki Yudhistira menuturkan bahwa tindakan medis yang dilakukannya adalah menjahit luka terbuka akibat benda tajam tersebut untuk menghentikan pendarahan yang berlebih.

“Kita lakukan tindakan dengan cara menjahit luka di kaki kanan Bapak Agustinus Moruk sebanyak 3 jahitan dan menyarankan agar datang kembali tiga hari kemudian untuk memeriksakan kondisi luka pada kaki kanannya, ” ungkapnya.

Luka Terkena Parang, Warga Desa Dafala Diobati Personel Satgas Yonif 744

Sementara itu, Agustinus Moruk (45) menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI Satgas Yonif RK 744/SYB yang telah mengobati lukanya sehingga dirinya tidak perlu ke Puskesmas yang berjarak cukup jauh.

“Terima kasih Bapak TNI, karena sudah mengobati luka saya, dengan adanya Bapak TNI yang berada di pos, luka saya dapat segera diobati,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel