Berita Satuan

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Sidang Pantukhir Calon Tamtama Gelombang – I TA. 2021

Dibaca: 27 Oleh 05 Apr 2021Tidak ada komentar
Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Sidang Pantukhir Calon Tamtama Gelombang – I TA. 2021
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mi.id – Sebanyak 987 Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang – I TA. 2021 Subpanpus Kodam II/Sriwijaya mengikuti Sidang Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) Tingkat Pusat yang dipimpin langsung oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, Minggu (4/4/2021) bertempat di Lapangan Hitam Markas Dodikjur Rindam II/Swj Puntang, Lahat – Sumatera Selatan (Sumsel).

Turut hadir dalam Sidang Pantukhir Penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang – I TA 2021 tersebut, antara lain Danrindam II/Swj, Aspers Kasdam II/Swj dan Tim Subpanpus dari Mabesad termasuk Tim Puskesad Kolonel Ckm Dr. Gigi Effendi dan tim pengawas seleksi dari Itjenad yang dipimpin Kolonel Inf Drs. Priyono.

Dalam keterangan tertulis Kepala Penerangan Kodam II/Swj, Kolonel Caj Jono Marjono, Senin (5/4/2021), para peserta yang mengikuti sidang Pantukhir ini merupakan calon-calon tamtama terbaik. Mereka telah melewati seluruh tahapan pemeriksaan awal, yang sangat ketat dan teliti, meliputi aspek administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi (MI), dan psikologi, yang dilaksanakan secara obyektif dan transparan.

Para calon Tamtama yang dinyatakan lulus pada Sidang Pemilihan Tingkat Pusat atau Sidang Panitia Penentuan Akhir (Pantukhir) ini selanjutnya akan mengikuti pendidikan Secata selama 5 bulan, yang rencananya akan dibuka pada tanggal 21 April 2021 mendatang di Dodik Secata Rindam II/Swj dan Rindam I/Bukit Barisan.

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Sidang Pantukhir Calon Tamtama Gelombang – I TA. 2021

Kapendam mengatakan bahwa seleksi penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang – I TA 2021 ini, merupakan salah satu Program Kerja TNI AD, dalam rangka penyediaan personel tamtama guna memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD.

“Proses penerimaan prajurit senantiasa dilaksanakan secara transparan serta objektif, sesuai standar dan norma yang telah ditentukan. Kita ingin hanya calon yang berkualitas, memenuhi persyaratan dan terbaiklah yang layak lulus,” pungkas Kolonel Jono Marjono. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel