Kodam XVIII/Kasuari

Pangdam XVIII/Kasuari : Musuh Saat Ini Covid-19 Yang Harus Dilawan Secara Strategis

Dibaca: 4 Oleh 15 Jul 2021Tidak ada komentar
Pangdam XVIII/Kasuari : Musuh Saat Ini Covid-19 Yang Harus Dilawan Secara Strategis
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) mengatakan bahwa musuh kita saat ini adalah Covid-19 yang harus dilawan dengan langkah-langkah strategis yaitu selamatkan diri kita, keluarga dan saudara-saudara kita serta putus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam rilis tertulis Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Rabu (14/7/2021) disebutkan bahwa hal itu dikatakan Pangdam saat menghadiri pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhiyaksa ke-61 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2021, di halaman kantor Kejati Papua Barat.

Pangdam XVIII/Kasuari : Musuh Saat Ini Covid-19 Yang Harus Dilawan Secara Strategis

Dalam kesempatan itu, Pangdam mengimbau kepada masyarakat yang hadir agar segera melaksanakan vaksin untuk menyelamatkan diri sendiri. Ia juga mengatakan vaksin dapat meningkatkan imun atau kekebalan sebagai kekuatan dan senjata di badan.

“Mari kita ajak saudara-saudari kita untuk melaksanakan vaksin. Pemerintah mulai dari Presiden sampai dengan Pemerintah Daerah sudah membuat regulasi yang harus kita laksanakan, karena kita harus satu visi, misi, satu jalan dan komitmen untuk segera menyelamatkan Papua Barat. Siapa lagi yang bisa menyelamatkan kita kalau bukan kita sendiri,” ujarnya.

Regulasi yang dimaksud yakni vaksinasi minimal 50% dari penduduk Papua Barat sehingga akan tercapai herd immunity. Ia bersyukur masyarakat Papua Barat banyak yang hadir dan bersedia untuk melakukan vaksinasi, karena saat ini rawan cluster keluarga positif Covid-19.

Pangdam XVIII/Kasuari : Musuh Saat Ini Covid-19 Yang Harus Dilawan Secara Strategis

Lebih lanjut Pangdam mengungkapkan bahwa saat ini di dua wilayah Papua Barat khususnya di Sorong dan Manokwari dilaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Jegiatan Masyarakat (PPKM) darurat karena semakin betambahnya angka positif Covid-19 di Papua Barat. Untuk itu, Pangdam meminta agar semua pihak dapat mengerti bahwa aturan yang dibuat ini dalam rangka tanggung jawab kemanusiaan dan yang namanya kemanusiaan tidak melihat suku, ras, agama dan golongan.

“Saat ini kita sedang merancang bagaimana agar Covid-19 tidak menyebar. Kami TNI di sini siap membantu mulai pagi, siang, sore dan malam dan kapanpun kita siap karena salah satu tugas TNI yaitu siap membantu Pemerintah Daerah karena ini juga merupakan tanggung jawab kita semuanya,” pungkas Pangdam.

Pangdam XVIII/Kasuari : Musuh Saat Ini Covid-19 Yang Harus Dilawan Secara Strategis

Kegiatan ini diikuti lebih dari 500 orang masyarakat sekitar Manokwari, dan juga dilaksanakan dengan pembagian bahan pokok makanan kepada masyarakat yang melaksanakan vaksin.

Turut hadir dalam kegiatan itu, antara lain Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing dan Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan, S.Sos., beserta pejabat Kabupaten lainnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel