Kostrad

Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latbakjatratnis Satuan Armed di Puslatpur Marinir Situbondo

Dibaca: 8 Oleh 14 Okt 2021Tidak ada komentar
Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latbakjatratnis Satuan Armed di Puslatpur Marinir Situbondo
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id- Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Andi Muhammad, S.H. meninjau Latihan Menembak Senjata Berat Teknis (Latbakjatratnis) Satuan Armed satuan jajaran Divif 2 Kostrad yang digelar di Puslatpur Marinir, Baluran, Kabupaten Situbondo. Rabu (13/10/2021).

Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latbakjatratnis Satuan Armed di Puslatpur Marinir Situbondo

Penerangan Divif 2 Kostrad pada rilis tertulisnya, Kamis (14/10/2021) menyebutkan dalam Latbakjatratnis kali ini, Satuan Armed jajaran Divif 2 Kostrad menggunakan alutsista canggih yang dimilikinya yaitu Roket MLRS Astros II MK6, Meriam 155 mm GS Caesar, Meriam 76 mm M 48-B1-A1-I dan Meriam 105 mm HOW MM 101 A1 serta alutsista canggih lainnya.

Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latbakjatratnis Satuan Armed di Puslatpur Marinir Situbondo

Pangdivif 2 Kostrad mengatakan latihan ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme dan mengasah kemampuan dalam bertempur prajurit Armed guna menjaga keutuhan wilayah NKRI, serta dalam mengoperasionalkan alutsista yang dimiliki Satuan Armed jajaran Divif 2 Kostrad.

Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latbakjatratnis Satuan Armed di Puslatpur Marinir Situbondo

“Sebagai satuan yang mengawaki alutsista tercanggih TNI AD, harus juga diimbangi dengan meningkatkan keahlian dan ketangkasan prajurit dalam mengoperasionalkannya, sehingga kemampuan serta profesionalisme setiap prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI AD lebih teruji,” ujarnya.

Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latbakjatratnis Satuan Armed di Puslatpur Marinir Situbondo

Selanjutnya Pangdivif 2 Kostrad berharap, agar prajurit Divif 2 Kostrad untuk selalu siap dalam mengemban tugas sebagai garda terdepan NKRI, serta dalam keadaan apapun prajurit harus tetap memperkuat keimanan dan ketaqwaan karena setiap kegiatan latihan harus diiringi dengan doa yang akan mengantarkan dalam keberhasilan tugas. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel